MOJOKERTO,RPN – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri wisuda dan pelantikan profesi bidan dan keperawatan Ke 25 Universitas Bina Sehat PPNI di jalan Raya Jabon Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Pada momen itu, Bupati Ikfina mengimbau kepada seluruh wisudawan dalam menghadapi era transformasi digital saat ini, maka perlu Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Momen prosesi wisuda yang digelar di Gedung Graha Bina Sehat PPNI, diikuti sedikitnya 282 wisudawan dan 223 peserta pelantikan profesi bidan dan keperawatan. Juga turut dihadiri ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia M. Afif Hasbullah, Atase Pendidikan dan Kebudayaan-KBRI Beijing-Republik Rakyat Tiongkok Yudil Chatim, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 7 Jawa Timur Dyah Sawitri, Ketua DPW PPNI Jawa Timur Nursalam, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh.

Serta Ketua PD IBI Provinsi Jawa Timur Sabrina Dwi Prihartini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat, Kepala Dinkes Kota Mojokerto, Ketua DPD PPNI Kabupaten dan Kota Mojokerto, Ketua PC IBI Kabupaten dan Kota Mojokerto, Ketua Yayasan Kesejahteraan Warga Perawatan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Mojokerto serta jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto.

Bupati Ikfina menyampaikan, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini menuntut semua pihak untuk senantiasa peka dan sigap terhadap beragam kemampuan dan keahlian yang sangat dibutuhkan dalam bekerja maupun berkarya.

“Transformasi digital saat ini menjadi hal penting yang tidak dapat terhindarkan. Transformasi digital bagi sebuah negara berperan dalam mengubah pola pikir (mindset), cara kerja, hingga budaya dalam menggunakan teknologi,” ucap Ikfina, Kamis, (6/10) pagi.

Transformasi digital menurut Ikfina, dapat berdampak kepada pelayanan publik yang makin optimal. Ia mengatakan, Indonesia sendiri saat ini tengah bergerak menuju transformasi digital.

Baca Juga :  Bank BRI Jombang Serahkan CSR Peduli Covid 19 Kepada Pemkab Jombang

“Pemerintah telah menyusun roadmap transformasi digital 2021-2024 dengan empat pilar utama, yakni pembangunan infrastruktur digital secara masif, harmonisasi peraturan, penguatan ekosistem digital, dan pelatihan digital untuk SDM,” bebernya.

Selain itu, orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto menjelaskan, kunci utama dalam transformasi digital yaitu kualitas SDM. Dengan SDM yang unggul berkarakter dan berintegritas dapat meningkatkan pelayanan yang optimal di tengah pasca pandemi yang belum berakhir.

“Sehingga dengan adanya transformasi digital, SDM dituntut unggul dan harus memiliki kemampuan untuk cepat beradaptasi dengan perubahan yang berkaitan dengan transformasi digital,” ujarnya.

Bupati Ikfina juga mengatakan, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat juga membutuhkan tenaga-tenaga kesehatan yang menguasai ilmu pengetahuan teknologi informasi. Ia menilai, dengan berkembangnya alat-alat kesehatan yang luar biasa maka tidak cukup hanya mengandalkan skill saja.

“Saat ini dibutuhkan tenaga-tenaga kesehatan yang sangat paham dan terampil menggunakan berbagai fasilitas teknologi informasi yang ada,” ujarnya.

Ikfina juga meminta, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, para wisudawan tidak harus menjadi pekerja dalam institusi tertentu, kendati demikian, para wisudawan bisa eksis sebagai tenaga kesehatan yang bisa memberikan pelayanan kesehatan dengan membangun lapangan kerja sendiri.

“Kita menginginkan kalian semuanya tidak hanya menjadi tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tetapi juga tampil sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan tentu bisa menyerap tenaga-tenaga yang lain,” jelasnya.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto juga mengucapkan selamat Kepada wisudawan atas keberhasilan dalam menimba ilmu di sekolah Stikes PPNI Mojokerto. Ia mengharapkan, para wisudawan dapat meraih sukses yang lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Baca Juga :  Yakinkan Wilayahnya Aman, Babinsa Surodadi Terjun Langsung Monitoring Kegiatan Pembagian Bantuan dari Pemerintah

“Bahwa ekstensi saudara sebagai tenaga kesehatan perlu dibuktikan dengan kinerja yang profesional berintegritas dan penuh pengabdian kepada masyarakat, bahwa kebahagiaan dan kesehatan masyarakat disekitar saudara-saudara semuanya adalah bukti dari keberadaan saudara sebagai tenaga kesehatan yang bisa memberikan manfaat,” ujarnya.

Sementara itu, ketua KPPU RI M. Afif Hasbullah menambahkan, bahwa layanan kesehatan saat ini sudah dipasarkan di dalam forum ataupun pasar digital. Ia juga mencontohkan seperti aplikasi layanan kesehatan ‘Halodoc’.

“Jadi kita tidak usah susah-susah untuk datang ke tempat dokter yang kita bisa konsultasi via online, kita juga bisa memesan obat-obatan secara online,” pungkasnya. ( Wb )

 11 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of