SEMARANG,RPN – Gedung Cagar Budaya Sobokartti beralamat jalan dokter Cipto 31-33 Semarang yang biasanya digunakan untuk tempat latihan tari klasik Jawa, karawitan, pranatacara, kursus pedalangan, kursus sinden, kursus membuat batik, diskusi kebudayaan dan kesenian, pagelaran wayang dan tari, tempat lomba – lomba karawitan , lomba tari, lomba dalang berskala nasional, festival dalang remaja dan anak – anak itu pada tanggal 24 September 2022 ornamen gedung dan kegiatan tarinya diambil gambarnya untuk melengkapi sebuah film dokumenter berjudul Pembauran/ Kriusbestuiving.

Foto Herman Thomas Karsten seorang arsitek beberapa gedung besejarah di Semarang antara lain gedung cagar budaya Sobokartti, pasar Johar, pasar Randusari, Rumah Sakit St. Elizabeth, Gedung Van Deventer School (sekarang SMA Ibu Kartini) dan lain – lain serta foto Mangkunegoro VII yang terpampang di dinding Sobokartti juga tidak luput diambil gambarnya. Film dokumenter yang sedang proses pengambilan gambar ini akan menampilkan komponen – komponen arsitektur gaya Belanda dan filosofi pembaurannya dengan budaya Indonesia serta menyoroti pentingnya keunikan budayanya.

Crew yang datang di Sobokartti adalah Cilvio Franciscus Leidelmeijer (presenter), Hebert Laurens Thomas Muusze (cameramen) dan Tigo Saul Muusze (sound recordist) mengambil gambar tentang daya tarik lokasi, bentuk arsitektur, jendela kaca patri, ubin, furnitur kolonial dan benda – benda seni yang akan menginformasikan tentang kisah penyerbukan silang budaya bersejarah yang luar biasa.

Tari Bambangan Cakil mendapat kesempatan diambil gambarnya untuk memperkaya film dokumenter tersebut. Tari Bambangan Cakil merupakan salah satu tari klasik Jawa Tengah yang diadopsi dari salah satu adegan dalam pementasan wayang kulit, yakni adegan Perang Kembang. Tari ini menceritakan perang antara ksatria melawan raksasa yang bemakna bahwa segala benuk kejahatan dan keangkaramurkaan pasti kalah dengan kebaikan.

Baca Juga :  Bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa Serda Toyib Gelar Komunikasi Sosial Bersama Ibi Ibu PKK

Selain gedung Sobokartti, tempat – tempat lain di kota Semarang juga akan diambil gambarnya untuk bahan film dokumenter tersebut, antara lain GKI (Gereja Gereformeed), Stasiun Tawang, PT.Rajawali Nursindo (Oei Tiong Ham Concern), Kawasan Kota Lama (Latern on street), Gedung Lawang Sewu (Head office of the NISM/ Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschppij), dan Villa Han Tiauw Tjong. (Sanki W)

 12 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of