SEMARANG,RPN – Minggu 7 Agustus 2022 instruktur senam Dona Wuri Handayani dan Prita Widyastuti, SFis, Ftr
memperagakan senam Pencegahan Osteoporosis di Lapangan Elangsari Rumpun Diponegoro Kecamatan
Tembalang Semarang yang diikuti anggota Klub Jantung Sehat Jaya Sakti beserta warga sekitar.

Acara senam tersebut digelar dalam rangka sosialisasi keberadaan organisiasi sosial Perwatusi (Perkumpulan
Warga Tulang Sehat Indonesia) dan sekaligus mengkondisikan rencana Perwatusi Jawa Tengah yang akan
menggelar acara Pencanangan Gerakan Jawa Tengah Melawan Osteoporosis.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Perwatusi Jateng Drg. Bambang Priyanto, SpBM beserta jajaran pengurus Perwatusi Jateng, Ketua KJS Jaya Sakti Siti Masrochah, SSi, MKes beserta jajarannya dan pemangku wilayah setempat.

Dalam sambutannya, Drg. Bambang Priyanto, SpBM selaku Ketua Perwatusi Jawa Tengah menjelaskan panjang lebar tentang visi misi dan tujuan Perwatusi.

Pak Bambang , demikian nama sapaan
akrab Drg. Bambang Priyanto, SpBM antara lain mengatakan “ visi Perwatusi adalah Masyarakat Indonesia
bertulang sehat dan kuat, sedangkan visi yang diembannya adalah memasyarakatkan upaya cegah dini
Osteoporosis dan membantu mengatasi masalah Osteoporosis”.

Lebih lanjut dijelaskan juga sasaran dan
tujuan Perwatusi antara lain membangun kepedulian seluruh lapisan masyarakat Jawa Tengah akan pentingnya mencegah Osteoporosis, mengedukasi masyarakat untuk peduli dan memiliki tulang kuat dan
sehat serta pengetahuan masalah osteoporosis, membentuk komunitas dan masyarakat supaya memiliki kualitas kesehatan tulang sebagai pondasi produktivitas jangka panjang dan lain – lain.

Selain memberikan sambutan, Pak Bambang juga sekaligus menjadi narasumber penyuluhan kesehatan dengan membuka termin tanya jawab di seputar Perwatusi dan Kesehatan tulang.

“Kasus Osteoporosis atau yang dikenal dengan penyakit keropos tulang cukup banyak diderita masyarakat, namun masih banyak di antara warga yang tidak menyadarinya. Hal ini bisa dimaklumi karena osteoporosis termasuk silent killer, penyakit yang berkembang dan membunuh secara diam – diam, yang baru terasa setelah parah. Untuk mengantisipasi hal itu Perwatusi maka pada bulan September 2022 kami akan mengadakan Pencanangan Gerakan Jawa Tengah Melawan Osteoporosis”, kata Pak Bambang.

Baca Juga :  Bantu PMI Atasi Kekurangan Stok Darah, Kodim 0716/Demak Gelar Bhaksos Donor Darah

Ceramah yang dilanjutkan dengan tanya jawab nampaknya cukup memancing animo peserta untuk bertanya di seputar kesehatan tulang, mulai dari tanda – tanda osteoporosis, pemeriksaan laboratorium, obat – obatan dan upaya mencegah atau pengobatannya. Di akhir ceramahnya
Pak Bambang mengajak warga untuk bergaya hidup sehat dan juga memedulikan kesehatan tulang dan jantung dan juga mengajak warga memerangi osteoporosis.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati”, himbau Pak Bambang ketika ditemui awak media.

Pak Bambang menjelaskan bahwa Gerakan Jawa Tengah Melawan Osteoporosis yang akan dicanangkan ini tidak dikerjakan sendiri oleh Perwatusi, namun melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak seperti Perwatusi Pusat , Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dengan “pembagian peran” sesuai wewenangnya serta bekerja sama dengan penyandang dana yang peduli pada kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan tulang.

Rencananya acara Pencanangan Gerakan Jawa Tengah Melawan Osteoporosis akan digelar bulan September 2022 di pelataran Gedung Gradhika Bhakti Praja Jawa Tengah dan dihadiri sekitar 1500 orang. Untuk kelancanaran acara tersebut kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Dr.Yunita Dyah Suminar, SKM, MSc, MSi dan mendapat arahan dari Otto Nasri dari Perwatusi Pusat.

Kami berharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkenan untuk memberikan sambutan dan sekaligus mencanangkan Gerakan Jawa Tengah Melawan Osteoporosis”, demikian Bambang sebelum meninggalkan awak
media Sosialisasi yang dilakukan di Lapangan Elangsari Rumpun Diponegoro Kecamatan Tembalang Semarang bekerjasama dengan Klub Jantung Sehat Jaya Sakti adalah langkah awal.

Salah seorang pengurus Perwatusi yang ditemui awak media mengatakan “acara sosialisasi Perwatusi seperti yang
dilakukan hari ini (7-8-2022-red) ini akan dilanjutkan ke klub – klub kesehatan lain, kampus , instansi negeri swasta dan kelompok masyarakat lain di Jawa Tengah, baik berupa senam massal produk Perwatusi seperti senam Pencegahan Osteoporosis senam Osteoporosis dan Osteodance, juga diadakan langkah
edukasi tentang Perwatusi dan Osteoporosis berupa penyuluhan, ceramah, seminar, pembagian brosur
atau leaflet serta pemeriksaan kesehatan masyarakat, khsusnya kesehatan tulang. Mudah – mudahan kegiatan seperti ini akan mampu memperkuat dan ikut menyukseskan Gerakan Jawa Tengah melawan Osteoporosis. (Sanki W)

 10 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of