Sumenep,RPN-Sebagai langkah serap aspirasi terkait pemerintah, pembangunan, dan pelayanan publik di Kabupaten Sumenep agar lebih baik, Bupati Sumenep buka terobosan baru lewat Ngopi teras yang berada di Mandapa Jokotole Pendopo Keraton Agung.

Terobosan tersebut, agar orang nomer Wahid di Sumenep tersebut mendengar langsung segala persoalan masyarakat, termasuk masukan menuju Sumenep lebih baik kedepan.

Sejatinya Ngopi Teras dimulai sejak 2021, namun akibat wabah Covid-19 terpaksa dihentikan dan kembali diadakan bulan ini setelah wabah itu bisa terkendali. Ngopi Teras ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan ide dan menyerap keluhan. 

“Setelah wabah Covid-19 mulai terkendali di Kabupaten Sumenep, kami membuka kembali Ngopi Teras untuk bersilaturahmi, sekaligus memberikan ide-idenya demi mendorong pembangunan,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, di sela-sela Ngopi Teras, di Mandapa Jokotole Pendopo Keraton Agung, pada Selasa(26/07/2022).

“Hari ini, masyarakat yang mengikuti Ngopi Teras terdiri dari berbagai elemen seperti tokoh masyarakat dan elemen pemuda,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep memprogramkan Ngopi Teras tersebut dilaksanakan setiap Selasa mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, bertempat di Mandapa Jokotole di lingkungan Pendopo Keraton Agung.

Menurut Bupati Sumenep, pemerintah daerah menampung berbagai aspirasi masyarakat yang selanjutnya melalui perangkat daerah terkait agar saran dan masukan tersebut dilakukan tindak lanjut, sehingga Ngopi Teras benar-benar berefek positif kepada pembangunan di segala sektor. 

“Perangkat daerah terkait menindak lanjuti aspirasi, saran dan masukan masyarakat, untuk menciptakan kebijakan baru dalam upaya memperlancar proses pembangunan di Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

Untuk itulah, masyarakat dari semua kalangan supaya memanfaatkan Ngopi Teras sebagai media terbuka, untuk menyampaikan berbagai saran dan masukan demi pembangunan di daerah.

Baca Juga :  Yogya – Solo Dimanjakan dengan KRL Baru

“Seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumenep tanpa terkecuali datang ke pendopo untuk menyampaikan keluhan dan gagasannya. Kami terbuka atas apapun penyampaian masyarakat,” jelas Bupati. (Zain/Ard)

 11 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of