Tampak penjual Orong sedang membuat bahan dagangannya.

Sumenep,RPN-Jelang Lebaran ketupat yang jatuh pada hari senin tanggal 08 Syawal 1433 Hijriah atau 09 Mei 2022 esok, Sejumlah penjual Orong (Wadah Ketupat,Red) yang berada di pasar Anom, Kecamatan Kota Sumenep, kebanjiran pembeli, pada Ahad (08 Mei 2022)

Selain menyediakan Orong jadinya yang dibuat di rumah masing-masing, para pengusaha tahunan ini juga membawa bahan mentah ke pasar sambil lalu berjualan juga membuat.

Dari pantauan media ini dilapangan, sejumlah Janur dari pohon Kelapa dan Siwalan yang masih muda bertebaran disekitar bundaran pasar Anom, termasuk daun Pandan untuk Orong Leppet (Makanan dari bahan ketan).

Daun Pandan, sebagai bahan utama Orong Leppet

Amna, warga Gapura barat, Kecamatan Gapura, yang datang ke pasar Anom Sumenep dengan tujuan hanya menjual Orong ketupat,
“Iya mas, ini jualan tahunan. Tiap tahun saya beserta keluarga jualan Orong ini dipasar Anom, Alhamdulillah mas,” kata Amna, sambil membuat Orong, pada Ahad (08 Mei 2022)

“Ini belum siang sudah laku semua yang dibawa dari rumah,” tambahnya

Dilokasi berbeda, Rahmani (43), yang juga penjual Orong menuturkan bahwa dirinya menjual tiap sepuluh biji dengan harga Rp.10.000,-

“Kuleh ajuwal sapolo ebu sabban sajina na (Saya jual sepuluh ribu pak tiap sepuluh bijinya,Red),” jelas Rahmani

Wanita asal Kecamatan Manding ini juga menyediakan Orong model Masjid, Kuda dan lainnya

“Manabi Orong Model masjid kaule ajuwal gen Du polo ebu pak, Jaran gen lema ebu se kenek(Kalau Orong model Masjid saya jual dengan harga dua puluh ribu, Kalau model Kuda dengan harga lima ribu yang kecil),” pungkasnya

Terlihat, sejumlah pembeli menunggu hasil Orong yang dibuat penjual Dipasar.
Sementara itu, Syaiful (40) warga perumahan Sumekar, Kolor, sangat mengapresiasi penjual Orong ini,
“Ya kita beli mas buat keperluan lebaran ketupat besok. Selain untuk konsumsi sendiri, buat sanak keluarga yang main besok mas,” kata Syaiful

Baca Juga :  Dandim 0719/Jepara, TMMD Bangun Semangat Kebersamaan TNI-Rakyat

“Ya Alhamdulillah, dengan adanya penjual Orong ini kita bisa langsung masak mas. Bagaimana jadinya kalau tidak, kalau saya sendiri tidak bisa buat.” Tukasnya sambil tersenyum. (Zain)

 10 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of