JOMBANG,radarpostnasional.com – Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kecamatan Ngusikani, Polsek Ngusikan Polres Jombang melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) bersama para ketua perguruan pencak silat di wilayah utara sungai Brantas khususnya Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang.

Silahturahmi dan Rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 26 November 2021 sekitar jam 14.00 wib di Mapolsek Ngusikan dihadiri oleh Kapolsek Ngusikan AKP HARIYONO.SH. Kanit Intelkam Polsek Ngusikan AIPTU KARTONO. Ketua ranting PSHT parluh 16 kec ngusikan SRIONO. Ketua Ranting PSHT parluh 17 kec ngusikan MUJIASTORO Alias HUDI. Penasehat PSHT parluh 17 kec ngusikan HERMAWAN. Ketua ranting IKS PI Kera Sakti kec kudu / ngusikan ACHMAD YANI. penasehat IKS PI kec. ngusikan MOH ARI ARDIANSYAH. Ketua dan penasehat Pagar Nusa Kec. ngusikan ACHMAD NASUBHAN. Ketua Ranting Nur Harias LUKMAN HAKIM. Ketua Ranting SH WINONGO kec. ngusikan SOFI serta Koordinator ketua ranting SH WINONGO wilayah Utara berantas SUPARLAN.

Dalam Rakor tersebut Kapolsek Ngusiksn AKP Hariyono SH. Mengajak semua perguruan pencak silat yang ada di wilayah Ngusikan untuk bersama sama menjaga Kamtibmas.
Selain itu menurut Kapolsek Ngusikan Menyikapi situasi yang berkembang bahwa perguruan pencak silat akhir – akhir ini banyak yg membuat masalah untuk itu jangan sampai perguruan pencak silat yang ada di Ngusikan terprovokasi dengan hal – hal tersebut, dan jangan sampai melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Untuk itulah, sambung Hariyono Mari bersama baik dari pihak keamanan maupun perguruan pencak silat yang ada di Ngusikan kita saling mencari solusi yg terbaik demi terciptanya masyarakat Ngusikan yang aman dan kondusif.
Lebih lanjut Hariyono menghimbau apa bila ada postingan di medsos yang bersifat provokatif, jangan di terima mentah mentah harus di cek terlebih dahulu kebenarannya

Baca Juga :  Dirbinmas Polda Metrojaya Menggemas Silaturahmi Dalam Bentuk Subuh Keliling

AKP Hariyono SH. menambahkan, Apabila di wilayah luar kecamatan ngusikan atau di kabupaten lain terjadi permasalahan agar warga Perguruan pencak silat yang ada di kecamatan Ngusikan jangan ikut campur, supaya tidak terjadi permasalahan baru, yang bisa berdampak pada situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek ngusikan Polres Jombang.

Sementara, Penasehat ranting PSHT Parluh 17 Ngusikan menyampaikan bahwa agar pertemuan seperti ini bisa di laksanakan kembali agar hubungan silaturahmi dengan perguruan silat yang ada di kecamatan Ngusikan bisa terjalin dan bisa guyup rukun dan bisa tercipta situasi Kamtibmas Ngusikan yang kondusif.

Kemudian bisa di agendakan kegiatan bakti sosial dengan menghadirkan semua perguruan silat di Kecamatan Ngusikan, agar warga Perguruan yang di tingkat bawah saling mengenal dan tidak mudah terprovokasi , apalagi dengan banyaknya berita hoax di media sosial, Karena kebanyakan warga di perguruan silat masih banyak jiwa muda.

Koordinator SH WINONGO wilayah Utara Brantas yang juga hadir dalam Rakor tersebut menanggapi, bahwa setiap perguruan silat insyaallah ajarannya pasti baik, tapi tetap kita jaga hubungan silahturahmi antar perguruan baik di tingkat pengurus maupun tingkat bawah.

Dan sering terjadi gesekan antar perguruan atau dengan warga biasa terjadi permasalah pribadi, tapi di bawa ke organisasi perguruan, dan kami sarankan kepada semua perguruan silat yang ada di Kecamatan Ngusikan, agar apa bila terjadi permasalahan pribadi supaya di selesaikan secara pribadi dan tidak dibawa ke organisasi Karena bisa menambah permasalahan.
Sedangkan, Pengurus Pagar Nusa Kecamatan Ngusikan menambahkan setiap perguruan silat yang ada di Kecamatan Ngusikan agar bisa mengontrol anggota anak buahnya, Karena permasalahan selalu terjadi dari ditingkat bawah dan selalu masalah pribadi kemudian di bawa ke organisasi.

Baca Juga :  Program Polda Metro Jaya Satu Jam Mengaji bersama Polisi

Dipenghujung Rakor, AKP Hariyono SH. Menekankan agar menjelang Natal dan tahun baru 2022 bersama sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Ngusikan, agar bisa mengendalikan warganya dalam hal ini masing – masing perguruan silat di Ngusikan, agar tidak melakukan kegiatan hiburan atau keramian yang bisa menimbulkan kerumunan dan bisa melanggar hukum, karena mulai tgl 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 akan di berlakukan PPKM level 3.(seco)

 15 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of