Kasi Pendma,Kemenag Sumenep, H. Muhammad Shadiq S.Ag., M.Pd.I.,

SUMENEP,Radarpostnasional.com – Pada pemberitaan sebelumnya, Dinas pendidikan kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur, mengambil sikap dan berkomitmen mendukung sepenuhnya terhadap kebijakan pemerintah tentang vaksinasi Covid-19 untuk jenjang Siswa-siswi yang berada dibawah naungannya.

Kini, hal senada juga disampaikan Kementerian Agama(Kemenag) kabupaten Sumenep, yang juga melaksanakan pendidikan formal seperti Raudlatul Athfal(RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Kementerian Agama(Kemenag) kabupaten Sumenep, Melalui Kasi Pendma,H. Muhammad Shadiq S.Ag., M.Pd.I., menuturkan bahwa pihaknya sangat mendukung sekali terhadap kebijakan pemerintah tersebut terkait percepatan Vaksinasi Covid-19 jenjang Siswa-siswi.

Gambar ilustrasi, Vaksinasi Covid-19 untuk jenjang Siswa-siswi

H.Muhammad Shadiq, menyampaikan, bahwa pihaknya sangat mendukung sekali terhadap kebijakan tersebut,
“Terhadap kebijakan Vaksinasi Covid-19 ini, Kemenag kabupaten Sumenep sangat mendukung sekali. Hal itu bisa dilihat dari Surat Edaran tentang kewajiban bagi Tenaga pendidik baik yang ASN, Sertifikasi dan Non sertifikasi,” terang Kasi Pendma, Kemenag kabupaten Sumenep, H.Muhammad Shadiq, pada Kamis (25 November 2021).

“Bahkan, Bagi tenaga pendidik yang tidak belum Vaksin Covid-19, ya silahkan lakukan Daring atau PJJ saja,” tegasnya.

Ditanya tentang Vaksinasi Covid-19 jenjang Siswa-siswi yang berada dibawah naungannya (Pendma,Red), H. Shodiq menjelaskan sudah mencapai 35-38%.

“Salah contoh Lembaga Al-Hidayah yang berada di Arjasa, sudah mencapai 85% siswanya tersimpan. ini didominasi karena pihak kiai sudah bervaksin terlebih dahulu, sehingga santrinya juga lumayan banyak yang tervaksin. Kalau secara keseluruhan persentase siswa yang sudah melakukan Vaksinasi Covid-19 yakni sekitar 35-38%,” ujarnya.

Sebenarnya yang paling penting adalah wali murid sudah di Vaksin Covid-19, dimana nantinya kesadaran akan berangkat dari sana,
“Bisa bentrok antara lembaga dengan wali murid kalau pihak orang tua belum terbuka. Karena menyikapi persoalan perlu keseriusan semua pihak.” pungkasnya.

Baca Juga :  Bupati Samosir Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kecamatan Onan Runggu dan Nainggolan

Sementara itu, Kepala dinas Kesehatan kabupaten Sumenep, Agus Mulyono, menyampaikan bahwa pihaknya siap menerjunkan tim Vaksinator Covid-19 ke sekolah-sekolah, demi pencapaian target Herd immunity masyarakat,
“Tim Vaksinator Covid-19 Dinkes Sumenep siap diluncurkan kapanpun, terutama saat ini tahapannya jenjang sekolah dan pondok pesantren,” terang Kadinkes Sumenep,Agus Mulyono.

“Tak menutup kemungkinan, Sekolah dan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan formal dan banyak berinteraksi dengan berbagai pihak juga dapat berpotensi menjadi Cluster apabila lalai dan tidak diantisipasi lebih awal. Ya ini semua adalah ikhtiar kita sebagai langkah antisipasi dan pencegahan terhadap sebaran Covid-19, syukur-syukur kalau sumenep terus berada di zona baik.” tukasnya. (Zain)

 12 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of