BANGKALAN | Radarpostnasional.com – Melanjutkan pemberitaan terkait seorang Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bangkalan yang tidak komitmen dalam bersikap terhadap muridnya. Sikap tersebut ditayangkan melalui sebuah video yang berdurasi 1 menit 7 detik pada sebuah group WA ‘ MITRA PEMKAB ‘ di Bangkalan.
Dalam video itu mempertontonkan perlakuan Kadis yang menyepelekan prokes dengan tidak memakai masker di depan murid – muridnya saat percobaan PTM berlangsung.

Saat berita itu mencuat dan dibaca, seketika Ketua Aliansi Jurnalis Independen Bangkalan (AJIB) Moh. Ruslan SH mengirim link berita tersebut kepada Bambang selaku Kadisdik. Namun nampaknya berita tersebut bukan merupakan suatu masalah bagi Bambang dengan jawaban santainya seakan mempersilahkan.

” Tidak apa – apa ditulis saja, lawong hanya sekedar tulisan saja kok ” Itulah statement yang diucapkan Bambang saat ditirukan oleh Ruslan waktu di telepon. Hal itu diungkapkannya kepada awak media saat kopdar di Stadion Gelora Bangkalan. (Sabtu, 16/10/2021).

Tidak hanya Bambang yang dikirim link beritanya, ketua DPRD komisi D Nurhasan juga sempat dimintai keterangannya terkait hal itu. Nurhasan pun memberikan jawaban melalui via WA yang kurang responsif seakan mentertawai berita tersebut dari perlakuan Bambang.
” He he saya tidak menyalahkan dan membenarkan ttp saya rasa bknlh sikap yang terll fatal mas dan dlm batas wajar…. Oya sidak ke SD mana kira2? ” Itu jawaban yang diberikan oleh Nurhasan kepada Ruslan.

Ruslanpun tidak banyak komentar lagi dengan apa yang sudah menjadi statement mereka. Tapi dalam hati Ruslan merasa kecewa atas jawaban mereka selaku pejabat tinggi di Bangkalan, ungkapnya.

Senada yang dikomentari oleh Moh. Hosen selaku Ketua LSM KAKI terkait berita itu bahwa dirinya sangat tidak mendukung dengan sikap Bambang yang tidak bijak bagi seorang Kadis. Seharusnya Bambang merasa malu ketika perlakuannya itu dikritisi dan diunggah dalam sebuah berita online bahkan di youtube di : https://www.youtube.com/watch?v=HPjJNeqyD2w
Tapi dirinya malah santai saja seakan dia tidak punya tanggung jawab moral dalam hal itu, ungkapnya kepada media RPN.

Baca Juga :  Kasus IRT Lempar Pabrik Rokok, Polri: Sudah Dimediasi 9 Kali Tapi Gagal

Selanjutnya Hosen juga menambahkan jika setingkat Kadis bersikap seperti itu apalagi para staf dan guru yang ada di bawah naungannya, pastinya tidak karuan, imbuhnya.

“Seorang Kadis ibarat dosen bagi para guru pendidik yang ada di Bangkalan seharusnya jangan begitu,” tegasnya dengan menutup teleponnya.(BIN)

 10 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of