MADIUN,Radarpostnasional.com – Bermula dari mengomentari postingan di Facebook, Muhammad Abdul Aziz (23) warga Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan akhirnya ditangkap oleh pihak Kepolisian Resort Madiun Kota. Selasa (22/7/21).

Tuduhan pelecehan profesi Wartawan dan pelanggaran UU ITE pun dikenakan kepada Muhammad Abdul Aziz. Pelaku terancam hukuman empat tahun penjara karena melanggar pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kronologi kejadian bermula saat pemilik akun Facebook Mas Aziz memberikan komentar bernada mendiskreditkan dan menghina profesi Wartawan pada video yang diunggah oleh akun Atas nama Danang Sri Kuncoro di group Facebook Forum Wong Medhioen terkait dengan meninggalnya orang karena Covid-19.

Dalam komentar tersebut, Mas Aziz menuliskan “Endi detik”pas meninggale? Sak iki jaman modern lor, membunuh gawe obat”an yo iso” kata Mas Aziz pada kolom komentar yang diunggah Senin (19/7/21).

Tak lama kemudian, akun Mas Aziz kembali memberikan komentar yang dianggap melecehkan Profesi Wartawan yaitu. “Layo endi Videone pas detik”e wonge mati. Tenan kenek korona opo ra. Opo mati mergo obat. Neng agama wae diajarne pekerjaan paling hina itu seorang Wartawan. Kenapa bisa hina, karena selalu memfitnah sana sini alias hoax” tulisnya.

Tidak terima dengan komentar tersebut, puluhan Wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Madiun Raya akhirnya mendatangi Mapolres Madiun Kota dan melaporkan akun Facebook Mas Aziz atas tuduhan pelecehan dan penghinaan profesi Wartawan.

Saat menggelar konferensi Pers, Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan bahwa pelaku dengan inisial MAA (23) terancam hukuman empat tahun penjara karena melanggar pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga :  Jajaran Polda Jateng Berhasil Menangkap Tiga Orang Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan

“Ini pembelajaran bahwa Wartawan sudah bekerja luar biasa menyampaikan edukasi ke masyarakat melalui berita tentang bahaya Covid-19. Bahwa Covid-19 itu nyata dan semoga ini yang terakhir, jangan ada lagi yang menyebarkan berita hoax,” kata Kapolres Madiun Kota, Kamis (29/7/21).

Kapolres Madiun Kota menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial dengan tidak menelan mentah-mentah informasi dan memberikan komentar yang tidak pantas di media sosial.

Selain mengamankan pelaku, Polisi juga menyita barang bukti berupa Handphone yang digunakan untuk mentransmisi unggahan di akun media sosial pribadinya serta screen shot komentar pelaku yang diunggah di kolom komentar Group Forum Wong Medhioen. (Gg)

 10 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of