BANGKALAN | radarpostnasional.com- Sehubungan dengan adanya berita di Media Sosial (Medsos) yang lagi viral diperbincangkan di kalangan masyarakat dan warganet terkait adanya beberapa warga desa Dumajah yang meninggal karena terpapar covid – 19.

Salah satu berita tersebut yang didapat oleh awak media adalah ” Telah meninggal dunia isteri dari guru saya waktu SMA. 3 hari sebelumnya ibunya meninggal karena positif corona, disusul ayahnya meninggal dunia juga positif corona. Dan anaknya satunya sedang kritis. Tetangganya 9 orang pada ngerasain sesak nafas. Astghfirullah. Sekarang Dumajah zona merah “
Untuk mengklarifikasi dengan adanya berita yang lagi viral tersebut beberapa perangkat desa berkumpul di kediaman Kepala Desa Dumajah kecamatan Tanah Merah Bangkalan (Senin, 21/6/2021).

Ahmad Farid selaku Kades yang diwakili oleh Havil selaku perangkat desa mengatakan dalam wawancaranya kepada awak media Radar Post Nasional dan beberapa Media lainnya bahwa berita yang ada di medsos saat ini yang lagi viral itu semua HOAX dan tidak benar adanya serta tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di desa Dumajah saat ini.

Sesuai kronologi yang ada, Havil menjelaskan bahwa Marhatib memang setelah diswab antigen hasilnya positif dan dikarantina di Balai Diklat Bangkalan. Namun setelah 4 (empat) hari kemudian setelah menjalani isolasi Marhatib diperbolehkan pulang.

Setelah keesokan harinya istrinya meninggal karena punya penyakit darah tinggi atau stroke. Melihat isterinya meninggal Marhatib panik dan merasa stres keesokan harinya diapun meninggal dunia. Mendengar kedua orang tuanya meninggal Ida anaknya yang sedang berada di rumah suaminya di kecamatan Modung mendadak kaget dan histeris, selang beberapa jam dari Marhatib meninggal Ida pun dipanggil Sang Maha Kuasa yang sedang berada di Modung yang belum sempat melihat kedua orang tuanya yang sudah meninggal. Sesuai keterangan keluarganya memang Ida selama ini punya penyakit asam lambung, jelas Havil kepada media.

Baca Juga :  Pangdam IV Diponegoro Pimpin Sidang Pantukir

Havil berharap kepada masyarakat desa Dumajah khususnya dan kepada warganet umumnya bahwa janganlah percaya kepada berita HOAX yang tidak sesuai dengan kenyataan di desa Dumajah. Dan Havil mewakili Kades Dumajah menyarankan kepada warganya untuk selalu mengikuti protokol Kesehatan dengan melakukan 5 M, tutupnya. (BIN)

 14 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of