Ket. Foto : Moh. Taufik S.Ikom.SH.MH. Saat Menunjukkan Surat Laporan Kepada Awak Media ( Dok RPN)

BANGKALAN,RPN – Firma Hukum Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) , resmi melaporkan oknum seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan. Rabu (19/05/2021).

Oknum Anggota Dewan yang duduk di Komisi A, di bidang hukum malah melakukan tindakan hukum, karena diduga telah melakukan tindakan – tindakan tidak terpuji melanggar hukum, tindak pidana korupsi berupa Pungutan Liar (Pungli) terhadap Bakal Calon dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021, Desa Patengteng Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan beberapa waktu lalu.

Bahkan tidak hanya itu, oknum wakil rakyat berinisial M diduga telah melanggar kode etik dan penyalah gunaan wewenang , Presidium FAAM Moh Taufik .S.Ikom.SH.MH. menyampaikan kepada Awak Media , Bahwa persoalan tersebut merupakan tindakan tidak terpuji apalagi yang melakukan adalah Wakil Rakyat yang seharusnya memberikan contoh yang baik ,”Alhamdulillah barusan laporan kami secara resmi sudah diterima oleh pihak Polres Bangkalan,” ucap Bang Taufik.

Ditegaskan sama Bang Taufik panggilan akrabnya, laporan tersebut tidak hanya masuk di Polres Bangkalan saja, akan tetapi sudah masuk di meja Mahkamah Kehormatan DPRD Bangkalan dan DPP Partai Gerindra Kabupaten Bangkalan,” tidak hanya ke Polres Bangkalan, kita juga melaporkan masalah ini ke BK DPRD , bahkan ke Bupati serta ke DPP Gerindra Bangkalan , agar kemudian segera dilakukan Pengganti Antar Waktu (PAW),” tegas Taufik.

“Kami rasa Oknum ini sudah mencoreng nama baik DPRD dan Marwah Partai , jadi kami rasa pantas jika di PAW,” imbuhnya.
Selanjutnya alumnus Unitomo Surabaya itu , Mengatakan pihaknya sangat optimis pihak Kepolisian dan Mahkamah Kehormatan DPRD akan menindak lanjuti laporan itu dengan profesional ,” Kami optimis kawan-kawan yang menangani , baik Kepolisian maupun MK-DPRD akan bekerja profesional terkait laporan kami ,” Tutur mantan Aktivis GMNI itu.

Baca Juga :  Ka. Satpol PP Kota Semarang : Di adukan ke Polrestabes Semarang

“Yah kita tunggu perkembangannya, kami tegaskan akan terus mengawal persoalan ini sampai semuanya terang benderang dan tuntas,” tutupnya. (WIE)

 56 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of