SUMENEP, RPN – Ratusan buruh PT Garam (Persero) datangi kantor Pegaraman 1 Jl. Adi Sucipto Karanganyar Kalianget Sumenep, Rabu (19/5/2021). Kedatangan mereka mempertanyakan mengenani pemberhentian pekerja atau buruh perempuan.

Alasan PT Garam tidak sesuai aturan memberhentikan buruh perempuan ini lantaran dirasa tidak mampu. Hal itu disampaikan Jamaluddin pelaku pekerja salah seorang perwakilan dari buruh usai beraudiensi dengan pihak PT Garam.

PT Garam memberhentikan pekerja perempuan karena tidak kuat (tidak mampu). Jadi kami kesini kecewa dengan PT Garam mempertanyakan soal pemberhentian itu. Kalau ada tiga orang perempuan dalam satu petak lahan akan diberhentikan satu orang,” ujarnya.

Sebelum diberhentikan, kata Jamal, belum ada surat pemberitahuan pemberhentian tidak hormat dengan pekerja kepada pekerja. “Tidak ada surat pemberhentian, makanya kami kesini mau menanyakan ke kepalanya,” tandasnya.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan mengenai kartu BPJS Ketenagakerjaan yang sampai hari ini belum menerima sebab telah bertahun-tahun lamanya bekerja namun tidak mendapatkan kartu BPJS kemana dana untuk dianggarkan.

Ada apa yang sudah bertahun-tahun bekerja tapi belum memiliki BPJS. Seperti bapak saya kan sudah lebih dari 30 tahun, tapi baru terhitung sejak tahun 2017,” terangnya.

Sementara, pangeran Sukamto, Kepala Keamanan Pegaraman 1 Sumenep mengatakan bahwa tidak ada pemberhentian, hanya sebatas pengurangan tenaga kerja menjadi 68% dari jumlah tenaga kerja 99%.

Jadi bukan berarti tidak mempekerjakan perempuan, tetap mempekerjakan tapi sebagian saat ini yang kita masukkan. Intinya itu tidak ada masalah hanya perlu penjelasan terkait penggajian dan kontrak kerjanya,” dalihnya.

Baru kali ini ada permasalahan dengan buruh dari kemarin tidak terjadi seperti ini semua minta tanggung jawab pihak PT garam bagaimana bisa kerja lagi, disinggung mengenai hak buruh atas BPJS Ketenagakerjaan, Sukamto menjawab bahwa bukan urusah perusahaan melainkan pihak ketiga. “BPJS Itu urusan pemenang tender bukan urusan saya. Jadi PT Garam sebagai penyedia jasa tidak ada penunjukan itu di lelang semua,” tutup Ardi. (Ardi)

 63 total views,  1 views today

Baca Juga :  Klarifikasi Dokumen EIGENDOM VERVONDING MALIKOEL KOESNO/PAKUBUWONO X

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of