Ket.Foto : Ketua FKPRM (Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media) Agung Santoso. Dok RPN

BANGKALAN,RPN – Dengan adanya data baru tambahan Pasien Covid-19 , Pada hari lebaran pertama Idul Fitri 1442 Hijriah yang jatuh tanggal 13 Mei 2021, Masyarakakat Jawa Timur, Madura Khususnya menjadi resah dengan adanya berita di Medsos. Jum’at (13/05/2021).

Ketua Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media (FKPRM) di Jawa Timur, Agung Santoso angkat bicara kepada Awak Media menjelaskan setelah pihaknya menerima data tersebut, langsung melakukan penelusuran ke berbagai Narasumber (Narsum), Baik terhadap Satgas Covid-19 di tingkat Provinsi, Kabupaten / Kota, Aparat keamanan, juga di berbagai Group WhatSaap, termasuk Awak Media.

” Pasien Covid-19 di Jawa Timur sekarang ini melandai setiap Kabupaten / Kota, Bahkan kecenderungan menurun, sementara data yang sudah tersebar dan tidak bisa dipertanggung jawabkan sumbernya melalui Media Sosial (Medsos), Madiun pasien positif menjadi 11.875, sehingga Kabupaten Madiun dianggap pemecah rekor,” ujar Ketua FKPRM.

Menurut Agung sapaan akrabnya sosok Pria yang juga Inisiator Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri di Indonesia ini, sekarang ini Masyarakat harus benar dan berhati-hati dalam menyikapi Informasi di Medsos, perlu penelusuran kebenaran Informasi tersebut, apalagi berhubungan dengan penyebaran Covid-19, Sharing sebelum Shering agar supaya tidak membingungkan Masyarakat.

“Yang menjadi Kita prihatin ketika Masyarakat yang tidak melakukan pengecekan dengan penelusuran tentang kebenaran Informasi tersebut, selanjutnya di kirim / Share ke Group yang lainnya, Di share lagi ke Teman lain, tidak kemungkinan ada yang percaya dan tidak, anehnya ada yang percaya begitu saja, akhirnya Masyarakat menjadi resah tidak bisa melaksanakan Ibadah dengan Khusuq, Takut berbagai penafsiran lain,” tutupnya. (WIE)

 44 total views,  1 views today

Baca Juga :  Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of