JOMBANG,RPN – Tahlil kubro untuk menyambut awal bulan ramadhan atau biasa disebut megengan (bahasa jawa) serta di akhir Ramadhan atau malam 29 ramadhan adalah masa yang sangat diistimewakan oleh sebagian masyarakat Jombang. Sebab, di Jombang sendiri ada sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakatnya yang disebut dengan tahlil kubro.

Sebenarnya tradisi ini bukan hanya di jombang, masyarakat Jawa juga ada tradisi tahlil kubro, meski dengan model yang berbeda. Bahkan mungkin tradisi ini berasal dari Jawa.

Tahlil kubro adalah sebuah tradisi yang biasa dilakukan saat menyambut ramadhan serta pada bulan Ramadhan. Tradisi ini ini dilakukan secara turun temurun, entah siapa yang memulai pertama kali. Biasanya dilakukan ketika menyambut awal ramadhan serta akhir ramadhan atau malam 29 bulan ramadhan (malem Songo).

“Tahlil Kubro”, menurut beberapa Ulama adalah tradisi yang merupakan akulturasi budaya lokal dan Islam, bahkan terjaga hingga saat ini, sekaligus pertanda menyambut datangnya bulan suci serta akhir Ramadhan.

Sebagai contoh Kegiatan tahlil kubro yang dilakukan warga desa Sentul Kecamatan Jombang ini patut ditiru, bagaimana tidak karena dari dari semua element masyarakat kompak serta antusias hadir dan ikut serta dalam acara ini.

Semua ini tak lepas dari peran sinergi panitia beserta tokoh agama, pemdes, tokoh masyarakat beserta masyarakat desa Sentul, Selain itu menjadi kebanggan bagi Pemerintah Desa sentul dan keluarga besar almarhum.

Pada kesempatan tersebut, bertindak sebagai pemimpin doa Tahlil adalah Ustadz Yusuf Hidayat Al-Hafidz yang juga adalah pengasuh Pondok Pesantren Al – Hidayatul Qur’an Sentul Jombang.

Hadir juga sejumlah perwakilan pejabat Desa seperti Bapak Kepala Desa Sentul Amirulloh S.Pd beserta para perangkat desa serta diikuti masyarakat desa juga.

Baca Juga :  Ada Warga Positif Covid-19, Pemdes Karangaji Gelar Rapat

Bertindak sebagai ketua pelaksana mas Eko Junaedi, Berharap ini acara rutin setiap tahun, serta menganjak generasi muda setempat bisa meneruskan kelak.

“Saya berharap acara tahlil kubro ini bisa berlangsung rutin setiap tahun dan secara sadar mengajak para generasi muda khususnya di wilayah desa Sentul Jombang sebagai tonggak penerus tradisi ini”, pungkas Eko. (eko)

 90 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of