SAMOSIR,RPN– Pemerintah melaui Kementerian Perhubungan resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Sesuai dengan ketentuan tersebut, larangan mudik mulai berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021.
Untuk itu, Pemerintah kabupaten Samosir, Sumatera Utara mengeluarkan Surat edaran Nomor : 800/07/SATGAS COVID-19/V/2021, Tentang pembatasan kegiatan sosial masyarakat kabupaten Samosir dalam upaya pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selama bulan suci ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442 H.
- Berikut Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berkunjung ke Kabupaten Samosir:
- Pelaku perjalanan yang datang ke kabupaten Samosir wajib mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan.
- Membawa kartu tanda pengenal arau tanda identitas lainnya (KTP dan sejenisnya)
- Pelaku perjalanan wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif test RT-PCR/Rapid tes Antigen yang sample nya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 × 24 jam sebelum keberangkatan.
- Pelaku perjalanan wajib menunjukkan surat ijin perjalanan tertulis/surat izin keluar/masuk (SIKM) sebagai persyaratan melakukan perjalanan dengan ketentuan sebagai berikut:
a.) Bagi pegawai instansi pemerintahan/ABS, BUMN, BUMD, TNI/POLRI, melampirkan print out surat izin tertulis dari pejabat tingkat eselon II/pejabat yang berwenang pada instansi masing masing tang dilengkapi tanda tangan basah/tanda tangan elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
b.) Bagi pegawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi tanda tangan basah/tanda tangan elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
C.) Bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum non pekerja, melampirkan print out surat ijin tertulis dari kepala desa/lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan. - Surat izin perjalanan/Surat izin keluar/masuk (SIKM) sebagaimana yang dimaksud angka 4 memiliki ketentuan berlaku sebagai berikut : a.) Berlaku secara individual,
b.) Berlaku untuk satu kali perjalanan pergi – pulang lintas kota/kabupaten/provinsi dan
c.) Bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dewasa berusia 17 Tahun ke atas.
- Berikut Pembatasan Kegiatan Berpergian keluar daerah dan/atau mudik bagi ASN, TNI/POLRI, BUMN/BUMD, dan badan usaha swasta kabupaten Samosir :
- ASN, TNI/POLRI, BUMN/BUMD, yang akan melakukan perjalanan keluar kabupaten Samosir selama bulan suci ramadhan dan libur hari raya idul fitri wajib melampirkan print out surat izin perjalan tertulis dari pejabat setingkat eselon II/ pejabat yang berwenang dari instansi masing masing dengan tanda tangan basah/elektronik
- Bagi BUMN/BUMD dan organisasi pengelola angkutan dalam melaksanakan operasional agar meningkatkan fasilitas protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan
- Pegawai swasta yang akan melakukan perjalan keluar kabupaten Samosir harus memiliki surat izin perjalanan tertulis dari pimpinan.
(Jackson Pandiangan)
52 total views, 1 views today
Leave a Reply