GROBOGAN,RPN – Menurut pihak SPBU warga beli BBM jenis solar untuk usaha mikro tidak ada masalah tapi dibatasi kalau bisa 200 Liter perhari. Saat di tunjukkan 6 jerigen yang berisi solar pihak SPBU bersilat lidah kembali dengan mudah mengatakan tergantung kebutuhan mereka. (5/5/2021)

“Dan pihak SPBU menunjukkan kertas yang menempel ditembok kantor ini Lo dari Pertamina diperbolehkan untuk usaha mikro mas, ucapnya.

Dengan adanya peraturan dari Pertamina ( Persero) marketing Operation Regional IV No 179/ F144002019-S3.

Dengan ini kami tegaskan kembali bahwa lembaga penyalur ( SPBU/ spbun/ kompak ) hanya boleh menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) bahan bakar khusus ( BBK) untuk pengguna akhir lembaga penyalur dilarang untuk menjual bahan bakar minyak/bahan bakar khusus kepada jerigen dan drum untuk dijual kembali ke konsumen, bunyi lampiran tersebut.

Undang-undang no 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.pasal 53 sampai dengan pasal 58.dan diancam pidana dengan penjara paling lama 6 ( enam tahun penjara) dan denda paling tinggi Rp 60.000.000.000.00(enam puluh milyar rupiah)

Pembelian BBM jenis solar dan pertalite yang di SPBU dengan Nomor 44 581 21 yang di wilayah truko Karangrayung, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Saat di tanyakan kepada pembeli BBM, Sukarmin warga Dusun Gadoh RT 6/7 desa Sendang Harjo yang membawa jerigen sekitar 30 an jerigen. Sedangkan yang di berikan untuk konsumen per bulan 600 Liter, ini bertentangan dengan statement pihak SPBU kalau konsumen membeli BBM jenis solar setiap hari 200 Litter dikalikan 1 bulan (30) = 6000 Litter ini bertentangan dengan surat yang diberikan oleh pihak terkait hanya diperbolehkan per bulan 600 Liter. (Adi)

 80 total views,  1 views today

Baca Juga :  Polres Sumenep Datangkan Tim Ahli, Sebelum Berkas Dilimpahkan ke Inspektorat

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of