MADIUN,RPN – Adanya kasus ini berawal kepala Desa Sukolilo menyewakan bengkok desa pada salah satu pihak perusahaan selama 2 tahun, uang hasil sewa bengkok tersebut hanya dimasukkan satu tahun saja yang satu tahun masih diduga  dibawa kepala desa.

Sesudah ramai di desa Sukolilo ini wargapun diduga mengadukan ke Polres Madiun Kota melalui salah satu warga membuat surat dumas dan pengaduan itu di proses oleh Polres Madiun Kota, padahal aduan tersebut di duga ada tindak pidana korupsi dan penggelapan uang bengkok, tetapi semua itu Polres Madiun Kota punya jawaban lain, hasil gelarnya belum ditemukan bukti – bukti korupsi atau penggelapan tanah bengkok, memang sejak adanya pengaduan ini uang sewa bengkok yang satu tahun langsung dikembalikan ini, jadi pertanyaan di kalangan masyarakat desa Sukolilo, kenapa adanya pengaduan ini kok langsung dikembalikan, salah satu perwakilan warga menyampaikan ke wartawan dan pihak Kanit Madiun Kota pun menyatakan sudah selesai gelar dan belum menemukan bukti – bukti tindak pidana korupsi dan tindak pidana penggelapan berarti dalam satu tahun itu uang bengkok kemana ? dan kenapa tidak disetorkan waktu itu semua kok ada aduan masyarakat ke Polres Madiun Kota, kok baru disitu dibayarkan berarti ada apa ??  yang bisa jawab hanya Kanit dengan penyidik.

Adanya hasil gelar ini perwakilan masyarakat desa Sukolilo tidak terima hasil gelarnya dan mengadukan Kanit dan Penyidik Polres Madiun Kota ke Propam Polda Jatim. Mudah-mudahan pengaduan ini terang benderang terbuka karena pengaduan inipun ada tembusan ke Presiden H. Jokowidodo dan tembusan ke Kapolri. Bersambung. (Sofyan)

 56 total views,  1 views today

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Bos, SMKN 9 Medan Terancam Dilaporkan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of