SUMENEP,RPN – Gelar Silaturahmi Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Dewan Pimpinan Ranting(DPRt) Kecamatan Pragaan yang dilaksanakan di Kediaman K. Ach. Sajjad, Ketua DPRt Pragaan daya, Kecamatan Pragaan, Sumenep Madura, Jawa Timur, pada Minggu (28 Februari 2021).

Acara yang dikemas dengan pembukaan Surah Al Ashr,Tahlil, Istighosah, serta Mau’idzatul Hasanah, musyawarah dan Do’a ini dihadiri oleh Ketua tanfidz PKB, K.H.M Hayatul Islam, Dewan Syuro PKB Kecamatan Pragaan,K.H. Nasih Fauzi, serta jajaran pengurus Ranting Kecamatan Pragaan.

Ketua Tanfidz PKB Pragaan, K.H.M Hayatul Islam, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) senantiasa selalu Istiqomah dalam berorganisasi, “Pengurus DPC berharap untuk PAC dan Ranting agar selalu Istiqomah kepada NU,” terang Ketua Tanfidz PKB Pragaan, K.H.M Hayatul Islam dalam sambutannya.

Dia menambahkan, bahwa PAC kecamatan Pragaan harus mempersiapkan diri menyiapkan bakal calon yang nantinya akan di kawal menjadi wakil kita di parlemen.

“Agenda dari PAC PKB Pragaan pada kesepatan pertemuan sebelumnya yaitu penjaringan calon yang akan di usung pada tahun 2024, tentunya salah satunya yang mempunyai perhatian kepada warga Nahdliyyin dan warga NU, Semoga nantinya kita(Pragaan) mempunyai wakil sendiri di DPRD,” harapnya.

“Ayo kita saring bersama-sama calon siapakah yang layak dan pantas mewakili PAC Pragaan ini di Parlemen nantinya,” tambahnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa,
“Rutinitas pertemuan disepakati 2 bulan sekali sementara 1 kalinya yaitu pertemuan DPC, artinya 3 bulan sekali pertemuan PAC dengan DPC,” tutupnya.

Semetara itu, Dewan Syuro PKB Kecamatan Pragaan, K.H. Nasih Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKB ini merupakan wadah perjuangan dan harus diperjuangkan.

“PKB ini merupakan Wadah perjuangan, yang namanya perjuangan pasti ada rintangan. maka dari itu, tolong bedakan antara Perjuangan dengan Per uangan,” jelas Dewan Syuro PKB Kecamatan Pragaan, K.H. Nasih Fauzi.

Baca Juga :  Ulama Madura Menyikapi Surat Edaran Madura Lockdown

Dia juga mengingatkan, bahwa setiap perjuangan itu perlu pengorbanan, baik keluarga, waktu ataupun materi.

“Perlu kita ingat, bahwa setiap perjuangan perlu pengorbanan, maka perlu semangat dalam membesarkan dan mengabdikan diri pada Bangsa, Agama dan Negara. Jangan berharap uang, berharaplah ridlaNYA, Semoga di kelompokkan bersama orang-orang yang memperjuangkan agamaNYA,” tambahnya.

Sambil mengakhiri sambutannya, K.H. Nasih Fauzi, juga menceritakan bahwa terkadang ada saja kepentingan keluarga, waktu ataupun materi yang kadang menjadi halangan dalam perjuangan.

“Ada saja, kadang dari keluarga kita sendiri mempertanyakan dengan pertemuan ini bapak dapat apa, mana lagi ada kepentingan lain ataupun ada yang mempertanyakan materi apa yang didapat,” pungkasnya sambil nada tersenyum. (Zain/Wir)

 19 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of