Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron saat menyampaikan sambutannya.

BANGKALAN,RPN – Suasana gerimis melengkapi suasana pembukaan Toko Syaichona yang ada di Desa Dumajah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan. Acara dibuka oleh ketua pengelola Koperasi Pondok Pesantren ( Kopontren) Toko Syaichona yaitu Nasih Aschal Sabtu 27 Februari 2021 puku 13.30 WIB.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, Ketua DPRD Muhammad Fahad, Kapolres AKBP Didik Harianto S.I.K, Forkopimcam Tanah Merah, Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Kholil KH. Fahri, para investor dan alumni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan serta tokoh masyarakat Desa Dumajah.

Para hadirin yang datang saat pembukaan Soft Opening Toko Syaichona

Dalam sambutannya Ra Latif panggilan akrabnya selaku Bupati Bangkalan menyampaikan, salah satu upaya meningkatkan perekonomian khususnya di kalangan Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan adalah memperkuat dan memperluas jaringan Koperasi Pondok Pesantren ( Kopontren) yang ada di Kabupaten Bangkalan tercinta, ungkapnya.

Selain itu beliau memaparkan bahwa Kopontren yang sudah berkembang di Bangkalan seperti Kopontren Kepang, Basmalah dan Toko Syaichona sendiri diharapkan agar dikelola dan dikembangkan oleh putra putri lokal yang ada di daerah setempat dengan maksud agar supaya nantinya berdampak positif dengan menyerap pengangguran yang ada di sekitar berdirinya Kopontren. Berdirinya Toko Syaichona ini pula nantinya agar dapat mewujudkan persaingan ekonomi yang sehat dan berkesinambungan antar warga Dumajah. Meskipun dalam konsepnya Toko Syaichona masih taraf Mini Market tetapi yang terpenting adalah niatnya yang Super, candanya dengan menutup sambutannya.

Secara terpisah awak media Radar Post Nasional mewawancarai Ra Nasih selaku Ketua Pengelola beliau mengutarakan, dengan berdirinya Toko Syaichona ini merupakan konsep awal yang nantinya akan mengacu kepada Grand Launching Opening, dengan Master Plan yang sudah ada nantinya akan dibuka Mushola dan Restoran di depan toko pungkasnya. Dengan konsep tersebut nantinya akan dijadikan Rest Area dan yang terpenting adalah pemberdayaan kepada para santri dan alumni Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil, sekaligus kegiatan ini diharapkan agar dapat meningkatkan kembali perekonomian yang sudah lesu karena dampak pandemi melalui pelayanan yang ramah dan memuaskan bagi para pengunjungnya paparnya.

Baca Juga :  Gandeng Pihak III, LP Waykanan Resmikan Mini Market “PAS Mart”, Pengunjung Bisa Belanja Didalam Lapas

Ditambahkan pula oleh beliau sesuai respon dari para alumni dan investor dengan evaluasi managemen nantinya pada tahun – tahun mendatang pihaknya akan memperluas jaringan dan akan mendirikan Kopontren di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkalan. (BIN)

 18 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of