TAPANULI TENGAH, RPN – Pada tanggal 29/01/2020 pada pukul 19:10 wib, team radar post nasional dari arah Tapanuli Tengah menuju arah ke Medan. Tiba-tiba hujan, dan singga di rumah untuk berteduh, di saat berteduh seorang nenek mengajak masuk ke rumahnya, kami sangat senang dan bangga, belum kenal, sudah di sambut, dan di suruh masuk ke dalam rumah.

Seorang nenek berumur kurang lebih 86 tahun. Karena penasarannya team Radar Post Nasional bertanya tentang kejadian sebelum merdeka di desa Bonan Dolok, kecamatan Sitahuis, kabupaten Tapanuli Tengah, provinsi Sumatera Utara.

” Pada zaman dahulu penjajahan Jepang memiliki markas besar di sekitaran desa Bonan Dolok, para perempuan di bawa, di saat di pertanyakan bagaimana peperangan Jepang dan Indonesia, si nenek tidak tau, karena si nenek masih kecil, dan di sembunyikan di saat berperang.

Seorang nenek tersebut pada saat kejadian berumur kurang lebih 10 tahun, dan orang Jepang juga ingin melakukan penggalian gua atau markas rahasia Jepang, dan herannya bukan orang Jepang itu yang menggali goa tersebut, malah masyarakat di desa Bonan Dolok yang di suruh menggali goa tersebut.

Team radarpostnasional pun heran dan terkejut, dan kasihan juga kejadian pada saat itu. Kami sangat bangga mendengar cerita di penjajahan Jepang pada saat si nenek hidup, karena nenek moyang kita juga banyak perjuangan untuk melanjutkan hidup. Seorang nenek tersebut sangat hebat, bisa bertahan hidup, hingga saat ini. Terimakasih atas menceritakan kisah nenek di masa penjajahan Belanda. (J.Tampubolon)

 8 total views,  1 views today

Baca Juga :  Babinsa Hadir Dalam Pembentukan Jejaring Warga Peduli (STBM)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of