SEMARANG,RPN – Perwakilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bertempat diwilayah sekitar Kali Es Kel. Sawah Besar Kec. Gayamsari Semarang mengadukan kepada Wali Kota serta jajarannya perihal adanya informasi normalisasi Kali Es dan rencana penggusuran di Kel. Sawah Besar yang menyangkut para UMKM disekitarnya.

Perwakilan UMKM menyatakan keberatan dan menolak adanya rencana penggusuran UMKM secara sepihak, karena Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sangat gencar untuk menghidupkan UMKM namun dengan adanya rencana penggusuran secara sepihak ini hanya akan mematikan para UMKM yang masih tetap berjuang dikala pandemic Covid-19.

Adapun rencana normalisasi yang seharusnya dilakukan dari hulu sungai Kali Es hingga hilir sungai Kali Es. Namun, menurut informasi yang beredar normalisasi dan pembongkaran hanya akan dilakukan disekitar Jl. Sawah Besar hingga Jl. Tambakan Raya. Lalu berdasarkan statement yang disampaikan dalam rapat pada hari Jumat, 22 Januari 2021 di aula Kel. Sawah Besar.

Kepala BBWS menekankan, “Terus kalau soal seharusnya normalisasi dari sana sampai sana, ya memang urutannya seperti itu”. Pernyataan tersebut adalah salah satu yang membuat kami para UMKM resah dan curiga terhadap proyek dan rencana penggusuran, karena tidak seperti normalisasi sungai yang selalu dilakukan dari hulu hingga hilir sungai, ungkap Perwakilan UMKM.

Pada forum yang sama Kepala Dinas Perdagangan mengharuskan PKL agar mau pindah ke tempat yang telah disediakan, yaitu di Pasar Klitikan dan Dargo di lantai dua. Padahal disisi lain masih belum menemui kesepakatan apakah PKL mau atau tidaknya untuk digusur, namun beliau langsung menyerukan hal tersebut, tambahnya.

” Kami para UMKM mendukung proyek normalisasi tersebut asalkan tidak menggusur para pelaku UMKM yang bertempat disekitar, karena kami menganggap bahwa masih ada cukup ruang untuk akses alat berat dari BBWS agar tetap dapat melaksanakan proyek normalisasi, selanjutnya kami mohon kepada Bapak Wali Kota untuk melakukan audiensi atau forum bersama kami para pelaku UMKM, serta meminta agar Bapak Wali Kota selalu meninjau dan mengawasi proyek normalisasi ini termasuk rencana penggusuran yang menurut kami sangat mencurigakan dan apabila dilakukan penggusuran hal tersebut hanya akan sangat menyengsarakan para pelaku UMKM,” pungkasnya dengan harapan kepada Wali kota Semarang. (A. Sanki)

 13 total views,  1 views today

Baca Juga :  Berangkat Dengan Kehormatan Pulang Dengan Kebanggaan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of