SUMENEP,RPN -Terkait Vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan oleh pemerintah pusat sebagai antisipasi dan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 disetiap daerah, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kabupaten Sumenep berharap perawat harus bisa mendukung dan garda terdepan pada program tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kabupaten Sumenep,Moh. Nur Insan, saat dikonfirmasi ditempat kerjanya mengenai peran serta perawat dalam program Vaksinasi Covid-19 dikabupaten Sumenep. Dirinya berharap, perawat yang tergabung dalam PPNI harus menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program pemerintah yaitu Vaksinasi Covid-19 ini.

“Mengacu kepada Ketua PPNI Pusat, perawat hendaknya menjadi orang yang pertama dalam Vaksinasi Covid-19, termasuk di kabupaten Sumenep ini, saya sendiri siap menjadi orang yang pertama di Vaksin Covid-19 tersebut,” tegas ketua PPNI kabupaten Sumenep, Nur Insan, pada Rabu (13 Januari 2020)

Lebih jauh dia memaparkan, bahwa program pemerintah ini untuk kesehatan masyarakat, dirinya meyakini bahwa Vaksinasi Covid-19 ini bertujuan baik dan tidak mungkin pemerintah menjerumuskan rakyatnya sendiri.

“Saya pribadi yakin bahwa program ini baik, Insya Allah Pemerintah tidak mungkin Pemerintah mengorbankan rakyatnya sendiri,”tambahnya

Ditanya tentang isu yang berkembang saat ini, Nur Insan menambahkan agar teman-teman Media juga ikut berpartisipasi dengan menyampaikan informasi yang baik, agar isu-isu yang sifatnya Hoax di masyarakat dapat di antisipasi.

“Terkait isu-isu yang tidak sehat ditengah masyarakat mengenai Vaksinasi Covid-19 ini, maka kami berharap teman-teman Media, LSM dan elemen lainnya juga ikut berpartisipasi dan mensosialisasikan, termasuk teman-teman disetiap Puskesmas,” harapnya.

Ditanya berapa jumlah perawat dikabupaten Sumenep yang tergabung dalam PPNI, Ketua PPNI yang juga sebagai Kabid Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Sumenep mengatakan menambahkan sekitar 1.600 an

Baca Juga :  Satgas Tekankan Masyarakat Tetap Jalankan Protokol Kesehatan Dalam Pengendalian dan Penantian Vaksin Covid-19

“Terkait masalah itu, ada sekitar 1.600 an tenaga perawat sekabupaten,” pungkasnya. (Zain)

 13 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of