SURABAYA,RPN – Adanya terlapor Husein menceritakan bahwa dia dilaporkan warga atas persoalan tanah, padahal tanah itu tanah sendiri sesuai dengan bukti – bukti yang Husein punya, tetapi kasus ini berjalan sampai ke penyidikan, disinilah penyidik dan Kanit diduga tidak netral padahal tanah ini masih petok, sebenarnya penyelesaian gampang tinggal penyidik kordinasi bersama kelurahan dan kecamatan pasti ada solusi, tetapi itu tidak terlaksana sampai kasus tanah ini berlanjut dan lokasi tanah di tutup oleh Polrestabes dan dibuat papan bahwah tanah ini masih proses hukum.

Sambil kasus berjalan terus, prosesnya sampai mau gelar perkara pun ditunda tunda sampai beberapa bulan, gelar perkara pun tanpa mellibatkan terlapor apakah bisa seperti ini ? yang bisa menjawab penyidik dan  Kanit Harda Polrestabes, padahal diduga sudah dapat uang dari terlapor cukup besar, dikemanakan uang tersebut, yang bisa menjawab Kanit dan  Kasat. Dimana hasil gelar pun tidak sesuai yang diharapkan terlapor, siapakah yang diduga bermain disini yang bisa menjawab hanya Kanit Harda dan Kasat Polrestabes?.

Kasus ini tetap berlanjut meskipun hasil gelarnya diduga tidak jelas, padahal gelar perkara itu ada dua SP3 atau p21 tetapi kasus ini aneh, malah dianjurkan pihak terlapor disuruh menggugat di pengadilan, padahal objeknya berbeda tempat  persilnya pun berbeda, yang satu darat yang satu sawah, berarti yang perlu dipertanyaka disini kinerjanya gimana?,  yang bisa menjawab juga penyidik dan Kanit.

Yang anehnya lagi bahwa hasil gelar yang dikeluarkan Polrestabes menunggu hasil dari putusan pengadilan yang incrah, berarti lahan yang disegel tersebut belum bisa dibongkar karena masih menunggu putusan yang incrah, nyatanya dilapangan dibongkar  oleh pelapor dengan alasan sudah selesai. Ketua RT (SAPI’I) menyatakan bahwa penyidik pernah bertanya ke saya siapa yang perintahkan ? yang bisa jawab penyidik sama Kanit kuasa dari pak Husein Roni, S.H. menyatakan akan mengambil langkah hukum atas pembongkaran itu dan melaporkan ke Propam, penyidik dan Kanit bersama Kasat diduga kinerja dipertanyakan dan berpihak ke pelapor. Mudah – mudahan Kapolda memanggil oknum tersebut bersambung.

Baca Juga :  Peleton Siaga Covid Terima Pembekalan Materi

(Sofyan)

 95 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of