Semarang, RPN – Preman Berulah di terminal Terboyo semarang. Mashadi (50) warga desa / kecamatan Sluke kabupaten rembang.dihajar preman di pertigaan Terminal Terboyo/ kali gawe semarang lantaran menolak membayar 2 kali lipat harga tiket bus ke Pekalongan.

Kejadian penganiayaan bermula saat korban hendak menuju kota Pekalongan dengan menaiki bus. Korban bersama dengan rekannya naik bus dari Rembang kemudian turun di eks Terminal Terboyo kota Semarang untuk pindah ke bus lain yang akan menuju ke kota Pekalongan pada kamis (12)11/2020) pada pukul 11:30 wib

Ketika sudah mendapatkan bus jurusan kota Pekalongan korban masuk ke bus jurusan kota Pekalongan korban duduk di persis di belakang bangku supir bus. Saat itu kondisi bus masih sepi rekan korban juga belum masuk ke bus karena masih merokok di luar bus.

Di dalam bus tersebut korban dihampiri seorang preman pelaku bernama Darsono pelaku langsung menyodorkan tiket ke korban seharga Rp 70 ribu. Padahal harga tiket Semarang-pekalongan hanya Rp 30 ribu-35 ribu.Harga tiket (dua kali lebih mahal) Sehingga korban menolak untuk membayar.

Menurutnya tidak sesuai dengan tiket yang seharusnya Rp 30-35 ribu. Karena menolak untuk membayar pelaku Menghajar korban dengan tinjunya beberapa kali ke wajah korban. Hingga hidung korban berdarah.

Selepas dihajar preman korban segera meminta tolong rekannya untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi / Polsek Genuk yang tak jauh dari TKP. Tempat kejadian perkara untuk membuat laporan (LP) soal penganiayaan yang dialami.

Mendapatkan laporan tersebut pihak Polsek Genuk merespon dengan cepat. Mengejar pelaku dan alhasil pelaku di bekuk di daerah Kudus.

Adi

 22 total views,  1 views today

Baca Juga :  Viral Pria Ludahi Pegawai SPBU, Kapolsek Banyumanik: Kedua Belah Pihak Sudah Damai

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of