Aktifitas penambangan liar pasir di bantaran sungai Berantas (foto Dok: Frns )


TULUNGAGUNG,RPN – Aktifitas penambangan pasir ilegal di bantaran sungai Berantas Desa Pulosari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung kian ramai dengan terlihatnya ratusan truk hilir mudik setiap harinya.

Salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya ” merasa kesal tapi takut mengatakan bahwa dengan adanya galian/tambagan jalan jalan di sekitaran tegalan/kebun yang di lalui truk pasir menjadi rusak dan becek kalau hujan,apalagi bila warga yang hendak bepergian ke sekolah melalui tambangan/perahu penyeberangan harus berjibaku mekewati jalan yang berlumpur dan becek..ujar warga itu pada RPN.COM

Beda lagi dengan warga yang tidak mau di sebutkan namanya tadi,Eko warga Desa Pulosari mengatakan ” bahwa dengan adanya aktifitas penambangan pasir ini,beberapa warga setempat banyak merasa terbantu,karena di musim korona korona ini sangat sulit mencari pekerjaan,karena banyak perusahaan yang mengatakan sepi tidak ada lowongan”.

Bagi Eko untuk menafkahi keluarganya dirinya harus mencari pekerjaan agar keluarganya bisa makan”.ujar Eko

Ketika Kontributor RPN.COM bertandang ke Kantor Desa Pulosari jum’at ( 27/11/2020 ) untuk konfirmasi dengan adanya aktifitas penambangan pasir di wilayahnya, Kepala Desa Pulosari tidak ada di tempat.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada pernyataan resmi apapun dari Kepala Desa serta Kepala Kecamatan tersebut, karena sulit untuk di temui.

Rencana hari senin tim RPN.COM akan mendatangi kantor Kasatpol PP Kabupaten Tulungagung untuk konfirmasi lanjutan sampai ke Kantor Bupati Tulungagung

Frans

 19 total views,  1 views today

Baca Juga :  Miris, Merebaknya Berita Dugaan Korupsi Dana Bos di SDN 081 Panyabungan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of