Bangkalan, RPN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangkalan setelah kasasi di tolak Mahkamah Agung, MUSLEH MA Pria asal Desa Tlagah, Kecamatan Galis ini ditahan karena kasus menyerobot pekarangan Milik Lora Fahtur Rozi lahan wakaf yang berada di Desa Pakaan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur

Pihak Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Bangkalan Choirul Arifin menjelaskan eksekusi terhadap MOH MUSLEH MA dilaksanakan karena upaya kasasi terdakwa ke Mahkamah Agung ditolak, Selasa (17/11/2020)

Penolakan mengakhiri bergulir kasus sejak tahun 2014 pun incrah alias berkekuatan hukum tetap. Selanjutnya tugas Jaksa adalah menahan dan membawa terdakwa ke Rutan Kelas II B Bangkalan.

“Kami melaksanakan eksekusi karena kasusnya telah incrah,” kata Choirul dikutip dari Advokasi.co.

Lanjut Choirul MOH MUSLEH, MA sendiri telah dinyatakan bersalah sejak Pengadilan tingkat pertama. Hakim memonisnya 3 bulan kurungan.

Kemudian MOH MUSLEH, MA melakukan upaya banding, namun oleh pengadilan tingkat II hukumannya di naikan menjadi 5 (Lima) bulan kurungan.

Tidak puas dengan putusan banding MOH MUSLEH, MA menempuh jalur kasasi namun upaya kasasinya di tolak karena tidak memenuhi syarat formil.

“Akhirnya pada Selasa, 17 November 2020 tersangka di eksekusi dan saat ini mendekam di Rutan Pemasyarakatan kelas II Bangkalan.”Imbuhnya.

Secara terpisah, Lora Fathur Rozi Zubair Mengatakan, Saya pribadi hanya ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak aparat hukum yg sudah menjalankan tugasnya dengan baik, semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan menjadi pembelajaran kedepannya terhadap tersangka

“Disamping itu, Sekarang Masyarakat sudah mengetahui siapa yg salah dan yg benar, sehingga tidak ada lagi opini yg berkembang menjadi liar fitnah sana fitnah sini, dengan adanya keputusan dari pengadilan ini bisa ditarik kesimpulan bahwa semua rakyat Indonesia tetap ada dibawah hukum, sebab negara ini berlandaskan hukum yg jelas.” Dawuh Lora Fathur Rozi Zubair

Baca Juga :  Diduga Tutup Mata Ketua Yayasan Sendang Pelan Soal Guru Seritifikasi Double Job

Lanjut Beliau, Perlu diketahui juga, bahwa tanah yg diserobot oleh tersangka Moh Musleh MA sudah bersertifikat yg dikeluarkan oleh BPN bangkalan 2 (Dua) tahun yg lalu dengan atas nama saya Pribadi yaitu Fathur Rozi Zubair

“Sekali lagi saya menyampaikan banyak – banyak terimakasih kepada semua instansi terkait yg telah berkontribusi dalam mencari keadilan dalam kasus ini.”Tutup Lora Fathur Rozi Zubair.

BIN/WIE

 4 total views,  4 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of