Purwakarta, RPN – Acara sosialisasi bersama warga yang mempunyai warung Di pinggir jalan raya Cirata Bunigeulis berjalan dengan lancar.

warung-warung yang ada di sepanjang jalan aset PJB, sudah bertahun tahun mereka berjualan menuai konflik ketika PJB Cirata meminta bantuan kepada Satpol-PP purwakarta untuk membongkar warung tersebut namun itu belum di lakukan.

Karena Warga Masyarakat di dampingi Ormas setempat BKMP dan BPPKB Banten beserta LSM lainnya siap untuk menghadang ketika ada pembongkaran paksa yang di lakukan Satpol-PP.

Imas salah satu warga yang mempunyai warung saat dikonfimasi mengatakan alasannya kalau memang mau di bongkar kenapa hanya warung kami saja rakyat kecil hanya untuk mencari sesuap nasi, tidak seperti orang kaya, yang jelas membangun di tanah PJB Cirata tidak di usik ataupun di tindak.

“kami warga masyarakat meminta keadilan kalau memang mau di bongkar semuanya bongkar jangan pilih kasih” ucapnya.

Di tempat yang sama ketua umum Barisan Kesewadayaan Masyarakat Pasundan (BKMP) M.Abdullah yang sering disapa (Mumuh) mengatakan dan sekaligus memaparkan yang sedemikian jelas dan mendetail kepada warga masyarakat sekitar yang memiliki warung pinggir jalan raya Cirata, “memang kami akui Warung-warung pinggir jalan cirata berdiri di tanah aset PJB dan memang benar tidak memiliki izin, tetapi ada solusinya sebelum di bongkar kami selaku ormas dan LSM setempat meminta kesepakatan dan kebijakan kepada PJB Cirata untuk tidak di bongkar sebelum ada tempat penggantinya, dan hasil kesepakatan allhmdullilah kita akan di tempatkan dan diberi izin oleh PJB Cirata seluas 1,5 hektar kita akan bikin wisata kuliner cirata mudah-mudahan berjalan dengan lancar, maka dari itu kami selaku ormas setemapat siap membatu masyarakat sekitar khusus nya, umumnya buat semuanya”. pungkasnya.

Baca Juga :  Inovasi Covid Booth Corner Polres Lumajang Gambarkan Korban Keganasan Covid 19

(Maman/Dodi)

 45 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of