Sumenep, RPN – Memasuki usianya yang ke 75, PT Garam (Persero) Usung tema Reborn to be the winner yang dilaksanakan di kantor PT Garam (Persero) Kalianget, Sumenep Jawa timur pada Senin,02 November 2020.

Acara yang dikemas dengan Protokol Kesehatan(Prokes) Covid-19 ini dihadiri oleh Jajaran direksi PT Garam (Persero), Budayawan Nasional asal Sumenep D. Zawawi Imron, Forpimda Sumenep, para tamu undangan, dan Karyawan PT Garam (Persero).

Dalam sambutannya Direktur Utama PT Garam(Persero), Achmad Didi Ardianto menyampaikan bahwa pada tanggal 31 Oktober 2020 ini, PT Garam (Persero) yang terlahir dengan nama Jawatan Regie Garam dan Candu hingga ditetapkan menjadi BUMN telah genap berusia 75 tahun.

“Di usianya yang Ke-75 ini, berbagai masa telah di lewati di PT Garam (Persero) dari masa ke masa, dan suatu usia yang cukup panjang bagi sebuah perusahaan. Sekaligus juga usia yang membuat PT Garam (Persero) cukup matang dan biasanya diiringi dengan kebutuhan untuk kembali mendefinisikan arah dan tujuan organisasi”, Terang mantan pejabat PT Freeport

“Perlu disyukuri dengan ucapan syukur Alhamdulilah hingga saat ini PT Garam (Persero) masih kuat berdiri sebagai BUMN satu satunya yang memproduksi, mengolah, dan mendistribusikan garam,” ungkapnya.

Lebih jauh Achmad Didi Ardianto menyampaikan pasang surutnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) ini dari tahun ke tahun seiring dengan perubahan faktor eksternal maupun internal yang mempengaruhi kinerja perusahaan.

“PT. Garam (Persero) pada tahun 2020 ini secara finansial memang kurang menggembirakan, begitu juga dengan capaian produksi garam. Hingga akhir bulan Oktober 2020 masih sangat jauh dari target yang dicanangkan dalam RKAP 2020. Banyak permasalahan seperti Kondisi iklim, Pandemi, la nina dan lainnya yang tentunya merupakan tantangan untuk kita lewati dan hadapi,” paparnya.

Baca Juga :  Diakhir Masa Jabatannya, Kades Lembung Timur Lakukan Gelar Pamit Dan Pimpin Musdes

Achmad Didi Ardianto mengajak semua Jajaran Perusahaan PT Garam Persero agar mampu bersaing ditengah global yang cukup menantang ini, tidak boleh tidak perusahaan PT Garam yang dipimpinnya harus mengambil langkah dan bertransformasi lebih baik lagi, sehingga produksi yang dihasilkan dapat diterima dimasyarakat, baik lokal maupun mancanegara.

“Kita juga akan melahirkan merek – merek baru seperti Therapina garam kumur, garam SPA, keluarga sehat, hingga garam pencuci buah. Oleh karena itu untuk mewujudkan transformasi tersebut kita harus merubah diri bersama, saya menginginkan insan Garam menjadi insan yang terbuka, kolaboratif dan memberdayakan tim dalam melaksanakan transformasi,”¬†paparnya.

“Sesuai dengan tema yang kita ambil yakni kita ingin lahir kembali sebagai pemenang (reborn to be the winner) tentunya dengan nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kolaboratif, Handal, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif), Handal, Berkarakter dan Kompak,” pungkasnya.

Zain/Dy

 47 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of