Pancur Batu,RPN – Pada tanggal 28:Oktober 20 J.tampubolon pihak pelapor atas dugaan penghinaan oleh salah satu kepala sekolah pergi ke polsek pancur batu yang telah di rujuk dari polrestabes kota medan untuk menyakan kejelasan kasusnya.

Tiba di polsek pancur batu pada pukul 11:00 wib menjumpai piket, akan tetapi piket mengarahkan ke pengurus penyidikan, setelah sampai ke ruangan penyidik, bertemu dengan bagian penyidik yang tidak di sebut namanya bahwa yang menangani kasus penghinaan itu di tangani oleh penyidik Yogi.

Suratvpelimpahan perkara

Petugas tersebut menyuruh j.tampubolon menunggu di ruang tunggu, di karenakan yoginya lagi menangani mayat, setelah 2 jam menunggu, j. Tampubolon menjumpai kembali ibu tersebut agar mencoba menghubungi yogi, stelah di hubungi ternyata yogi lagi di TKP menangani kasus kebakaran.

J.tampubolon dan saksi menunggu sampai 2 jam setengah. Kemudian J.tampubolon mencoba menjumpai wakapolsek pancurbatu, menceritakan semua awal mula peristiwa, wakapolsek dengan santai menjawab “Di tunggu aja”. Setelah menunggu 3 jam, tiba-tiba datang fiki menjumpai Pelapor.

J.tampubolon menceritakan kembali semua akan tetapi seperti halnya petugas sebelumnya mengatakan “sepertinya tidak bisa datang pak, karena pak yoginya lagi jauh di pelosok menangani kebakaran”.

Perlu diketahui J.Tampubolon melaporkan kejadian penghinaan tersebut ke polrestabes pada tanggal 17/10/ 2020. Dari saat itu dia tidak menerima kabar atau telpon dari Polresrabes.

Alhasil kenudian dia mendatangi polrestabes menjumpai penyidik yang menangani kasus. J.tampubolon bertujuan untuk mempertanyakan” sudah bagaimana perkemabangan terkait kasus penghinaan tersebut.

Yang diberikan dari polrestabes medan hanya surat bahwasanya sudah ada rujukan ke polsek pancur batu pada tanggal 22/09/2020. Dari tanggal 22/09/2020 sampai 28/10/2020 tidak ada respon atau tidak di hubungi J.tampubolon.

Baca Juga :  Viral ! Penipuan Dengan Modus Telepon Meminta Uang Terbongkar, Wajah Pelaku Terlihat Jelas

Sangat di sayangkan proses Hukum sangat tidak profesional di polsek pancur batu.

Dalam kasus ini j.tampubolon akan melaporkan ke POLDASU bagian pengawas penyidik, agar di usut tuntas kasus ini. Harus secara hukum dan Undang-undang yang berlaku, keadilan harus di dirikan, Hukum harus tetap di tegakkan. Kalau hukum di indonesia lemah seperti ini, semua orang akan sesuka hatinya berbicara, memaki atau berbuat jahat.

Sampai berita ini diturunkan pihak pelapor masih belum bisa menghubungi penyidik terkait sejauh mana kasus ini sudah berjalan.

Red J.Tampubolon

 35 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of