Sumenep,RPN – Joko Suwarno, Camat Batang-batang, Sumenep, Madura Jawa Timur dikeluhkan warganya yang sekaligus pengusaha pembuatan prasasti, lantaran diduga telah menghandle pengadaan prasasti disetiap desa yang ada diwilayahnya. Sumenep,25 Oktober 2020

Seorang pengusaha yang enggan disebutkan namanya ini menyampaikan bahwa Camat Batang-batang diduga telah menghandle pengadaan prasasti yang ada di wilayahnya, karena dapat mematikan usahanya yang mayoritas pekerjanya adalah masyarakat setempat.

“Sejak pergantian camat yang baru ini, kami warga desa yang ada di wilayah kecamatan batang-batang merasa prihatin dengan langkah yang diambil oleh camat batang-batang dalam hal pengadaan prasasti di setiap desa,”Terang pengusaha prasasti lokal Batang-batang

“Karena menurut analisa kami, sebagai masyarakat salah satu tujuan dari pembangunan desa yaitu pembangunan fisik dan juga pemberdayaan masyarakat, tetapi kalau kejadiannya seperti ini kami yang biasa memberikan kontribusi kepada beberapa desa yang ada di wilayah kecamatan sudah tidak lagi diberdayakan bahkan dapat mematikan kegiatan usaha kami yang mayoritas menyerap tenaga kerja dari warga desa yang ada di Kecamatan Batang-batang,”Tambahnya

lebih jauh pengusaha prasasti lokalan tersebut menjelaskan bahwa Camat Batang-batang sebelumnya sudah mengarahkan agar kebutuhan prasasti dapat difasilitasi, sehingga tidak perlu jauh-jauh ke kota dan masyarakat sekitar dapat diberdayakan.

“Iya camat sebelumnya memang mengarahkan kepada desa untuk dibantu dalam hal pembuatan prasasti sehingga merupakan suatu kebanggaan tersendiri apabila Desa sudah mampu membuat prasasti sendiri dan tidak perlu jauh-jauh ke kota,”Pungkasnya.

Sementara itu Camat Batang batang, Joko Suwarno saat dikonfirmasi melalui via teleponnya menyangkal bahwa hal itu tidak benar adanya.
“Nggak benar itu mas, kata siapa itu. sebentar dulu ya mas saya masih nyetir ini mau ke desa Legung barat dalam rangka Musdes dan penyerahan BLT,” Terang Camat Batang-batang Joko Suwarno

Baca Juga :  LMC Gelar Program Bersama Para Nelayan

Namun, setelah dihubungi kembali dengan nomor yang sama dan waktu yang berbeda Camat Batang-batang sudah enggan mengangkat telepon selulernya kembali. Sampai berita ini dinaikkan.

Zain/Dy

 53 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of