Jombang,RPN – BLUD Puskesmas Jatiwates telah melaksanakan kegiatan Maraton Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) pada tanggal 20 s/d 23 oktober 2020 di 8 desa wilayah kerja BLUD PKM Jatiwates. Kegiatan ini dilakukan di 2 (dua) tempat setiap harinya.

Perlu diketahui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) sendiri merupakan pertemuan antara Pemerintah Desa dengan ketua RT, perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, Kader kesehatan, dan Tim kesehatan dari BLUD PKM Jatiwates untuk membahas mengenai masalah kesehatan yang ada di desa berdasarkan hasil Survei Mawas Diri (SMD).

Kegiatan MMD bertujuan agar masyarakat mengenal masalah kesehatan serta adanya kesepakatan untuk menanggulangi berbagai masalah kesehatan yang ada di desa tersebut. Kegiatan MMD ini diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat terkait kondisi dan layanan kesehatan.

Dimana dengan cara seperti ini merujuk pada keinginan agar persoalan tentang kesehatan yang terjadi di masyarakat dapat diatasi dengan cepat dan tepat.

Sambutan kepala desa menjadi awal dari kegiatan ini dimana kepala desa meminta masyarakatnya untuk mau menyalurkan aspirasinya dalam kegiatan ini.

“Saya harap semua masyarakat turut serta dalam menyalurkan aspirasinya dalam kegiatan ini”. Tutur Kepala Desa.

Dilanjut paparan hasil SMD oleh bidan desa dan pelaksanaan MMD dipandu langsung oleh perangkat desa yang bersangkutan.

Setelah semua peserta sepakat dengan hasil MMD, maka hasil tersebut ditulis dalam NOTA KESEPAKATAAN yang akan ditandatangani oleh kepala desa beserta perangkat, toma, toga, kader kesehatan dan petugas kesehatan.

Adapun hasil MMD secara global dari 8 desa yaitu: Dibentuknya posyandu lansia di dusun yang belum ada posyandu lansianya, Penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga), Pemberian doorprize saat posyandu lansia KPN lansia aktif, Pelaksanaan senam lansia di posyandu lansia, Penyuluhan hipertensi dengan sasaran masyarakat penderita hipertensi, Pembuatan TPA (Tempat Pembuangan Akhir), Pengaktifan bank sampah dan kerja bakti dan Penyuluhan kesehatan lingkungan.

Baca Juga :  Miris? Rampok Bansos Sembako 135 Juta Penuh Drama

Dibuatnya nota kesepakatan ini, diharapkan mampu menjaga komitmen bersama agar bisa merealisasikan komitmen tersebut. Hasil ini nantinya juga akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan puskesmas yaitu di RUK 2022.

Dalam Penjelasannya Kepala BLUD Puskesmas Jatiwates Sangat Mengapresiasi semua peserta MMD yang ikut serta dalam Kegiatan ini.

“Saya selaku kepala BLUD puskesmas jatiwetes mengapresiasi peserta MMD yang aktif dalam memberikan saran/usulan sehingga bisa muncul solusi untuk permasalahan kesehatan yang ada di desa. Semoga kedepannya desa mampu mengenali masalah kesehatan secara mandiri yang nantinya bisa dikoordinasikan dengan pihak PKM (Pelayanan Kesehatan Masyarakat)”. Pungkasnya.

Seco

 151 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of