Kediri,RPN – Senin pagi tanggal 12/10/2020 ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto membacakan 4 poin tuntutan Mahasiswa terkait dengan UU Cipta Kerja yang menjadi aspirasi para Mahasiswa tergabung di PMII dengan pengeras suara secara lantang membacakan dan sepakat akan menyampaikan pada Pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Kediri yang di wakili oleh DPRD Kabupaten Kediri berjanji akan menyampaikan dan berkirim surat kepada Presiden Jokowi terkait aspirasi para Mahasiswa.

Ketua DPRD Kabupaten Kediri itu membacakan ke empat poin itu di antaranya.

1.Menolak di sahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU karena hanya akan menjadikan masyarakat kelas bawah menjadi tertindas dan hanya akan menguntungkan koorporasi dan Oligarki.

2. Menolak di sahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU karena hanya akan meningkatkan konflik agraria,konflik sosial dan kemiskinan struktural.

3. Menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Kediri untuk segera membuat desakan sikap terhadap Pemerintah Pusat untuk membatalkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU.

4. menuntut Pemerintah Daerah untuk menuntaskan konflik konflik agraria dan menjalankan kedaulatan pangan.

Dodi purwanto juga berjanji akan sesegera mungkin menyampaikannya kepada Pemerintah Pusat.

“Sebetulnya kewenangan UU Cipta Kerja ini merangkum 79 UU yang kemudian di rangkum,tapi domainnya bukan di kami.karena panjenengan wakil kami maka aspirasinya kami tampung kita buatkan nomenklatur untuk kita teruskan pada Pemerintah Pusat.” katanya.

“Silahkan panjenengan persiapkan waktu untuk berdiskusi terkait UU Omnjbus Law dengan kami,bila nanti panjenengan berbeda pandangan dengan kami tidak masalah.” pungkas Dodi.

Frans

 38 total views,  1 views today

Baca Juga :  Kejamnya Penjajahan Jepang Di Masa Penjajahan Sebelum Merdeka

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of