Kediri,RPN – Aksi Demo para Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kediri di depan gedung DPRD Kota Kediri kamis 8/10/2020 pukul 13:18 Wib nyaris ricuh. Para Mahasiswa sempat akan menerobos pagar gedung DPRD yang di jaga ketat aparat keamanan.

Kejadian tersebut terjadi saat Mahasiswa bersikeras ingin memasuki gedung Dewan tersebut,namun keinginan mereka di larang oleh petugas yang berjaga jaga di belakang pagar. Akibatnya tarik menarik pagarpun terjadi antara petugas dan Mahasiswa.

Korlap aksi tersebut memberikan komando agar rekan rekannya menerobos pagar yang di halangi petugas. Saat situasi memanas Kapolres kota Kediri AKBP Miko Indrayana mengambil pengeras suara dan menghimbau agar para adek adek mahasiswa dalam melakukan orasinya dapat tertib.

Setelah mendapatkan ultimatum atau peringatan tersebut,para Mahasiswa tertib dan kondusif kembali.
Dan petugas siap untuk mempertemukan mereka dengan para anggota Dewan agar aspirasinya tersampaikan.

Dan perwakilan dari para Mahasiswa tersebut akhirnya dapat bertemu dengan perwakilan anggota Dewan agar dapat berdialog serta menyampaikan aspirasinya.

Peserta aksi Demo dari Aliansi Mahasiswa Kediri tersebut di ikuti oleh Ikatan Mahasiswa Muhammahdiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta sejumlah LSM.

Ratusan peserta Demo ini menyuarakan penolakan UU OMNIBUS LAW yang telah di sahkan oleh DPR RI.
Mahasiswa dan peserta Demo menolak di sah kannya UU OMNIBUS LAW karena tidak berpihak pada Rakyat.

Frans

 41 total views,  1 views today

Baca Juga :  Maksimalkan UMKM Dengan Mengikut Sertakan Gerkatin

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of