Purwakarta, RPN – Berlanjut dari berita sebelumnya terkait perampokan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Non-PKH bagi lima desa di Kecamatan Pondoksalam senilai Rp135 juta, penuh drama kejanggalan.

Pertama, bantuan sembako kepada para KPM non PKH itu seharusnya adalah para penerima manfaat, bukanlah kewenangan para TKSK ataupun agen BPNT karena tugas TKSK hanya pengawasan dan pengendalian.

Hera selaku pendamping dari kemensos saat dikonfirmasi menjelaskan saya sedang sibuk mengurus kartu KPM di Bank BNI lantas untuk masalah ini saya lagi nunggu perjanjian hitam diatas putih untuk penyelesaiannya,”ucapnya. Jumat (25/09/2020)

Saat disinggung terkait poksinya hera sebagai pendamping dari kemensos,saat disinggunh ada permasalahan baru di salah satu desa kecamatan pondoksalam terkait bantuan kemensos, ko bisa selaku pendamping tidak tahu masalah ini.

Padahal itu poksinya nya selaku pendamping untuk pengurus persoalan ini yang berkaitan dengan bantuan kemensos, bukan jawab seraca instan tidak tahu. (Maman)

 85 total views,  1 views today

Baca Juga :  Manajemen Amburadul, Koperasi Kocika Mitra Usaha Dikeluhkan Anggotanya

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of