Sidoarjo,RPN – Program P3TGA| selain untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional,juga sebagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Selain itu, memperkuat dan meningkatkan kemandirian masyarakat petani dalam kegiatan pengelolaan jaringan irigasi.

Salah satunya Pembanguan saluran irigasi dari proyek P3 – TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi ) di Desa Junwangi Kecamatan Krian akan mendorong aktifitas pertanian di desa tersebut lebih efektif dan efisien. Karena dengan saluran air baru itu pembagian air ke lahan seluas 16 Ha akan lebih merata .

Kepala Desa Junwangi Syatra Ikhsandra didampingi Sekretaris Desa juga Pelaksana Hippa setempat ditemui awak media menyampaikan satu titik program P3TGAI berupa saluran sepanjang 250 M dibangun di dua lokasi dengan harapan pengairan sawah di dua tempat tersebut akan tercukupi dengan baik.

“Dengan proyek P3TGAI debit air di Afur Kemasan selalu besar apalagi ada Dam di tengah desa. Kita tinggal memasukkan air ke 2 saluran itu. Sehingga petani padi dapat beraktifitas sepanjang tahun dengan tiga kali tanam,” paparnya.

Harapan akan tercukupinya kebutuhan air petani Junwangi ditunjukkan oleh Roto Suwito, Pelaksana HIPPA Sumber Wangi. Menurutnya kebutuhan air pertanian di dua lokasi sawah nantinya akan tercukupi dengan baik dari DAM Kemasan. Yakni di Dusun Junwatu pasti akan tiga kali tanam padi.

“Di Dusun Babadan dengan area agak tinggi kami upayakan pengairan dengan maksimal dari saluran itu, sehingga tanaman padi maupun sayur- mayur dapat tumbuh subur sehingga hasilnya melimpah,” harapnya.

Roto Suwito, pelaksana P3TGAI optimis saluran tersebut dapat bermanfaat sesuai yang diharapkan petani setempat dan maksimal. Saluran ini diarahkan disamping ke lokasi persawahan yang mudah dijangkau air juga ke area agak sulit dijangkau air.

Baca Juga :  Ribuan Botol Miras dimusnahkan Pol PP Sidoarjo Hasil Operasi Pekat

“Dengan kebutuhan dan medan yang demikian , saluran air kami bangun sebaik mungkin sesuai kebutuhan juga tidak mengesampingkan RAP yang Ada agar bermanfaat selamanya. Dengan memberdayakan warga sendiri melalui Padat Karya Tunai ( PKT) untuk mengerjakan tentu kami dapat menjamin kualitas bangunannya,” pungkasnya (Pamko)

 38 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of