Jombang, RPN – Polres Jombang Giat Operasi Yustisi Covid – 19 sudah digelar dibeberapa kota kabupaten di jawa timur, di jombang operasi di gelar di jalan alun-alun kota jombang sore kmarin (15/09/2020)

Ikut dalam operasi Yustisi Covid 19 bapak sekda, panitra, satpol PP, kelanjutan kegiatan kemaren yg dilaksanakan sehari 2x, bisa pagi, sore, ataupun malam hari, sasarannya perorangan yg tidak pakai masker, pada malam hari di cafe perorangan yg nongkrong-nongkrong dan tidak mengikuti protokol kesehatan.
menindaklanjuti Inpres No. 6 Tahun 2020 tentang peningkatan kedisiplinan dalam penegakan hukum protokol kesehatan.

Selain itu, operasi yustisi juga dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 53 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Menurut kapolres jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K Hasil kegiatan kemaren didapatkan 64 lebih pelangaran, kegiatan ini dirasa cukup efektif dengan dibantu teman² wartawan dalam memberikan informasi melalui media informasi , memberikan edukasi dan efek jera kepada perorangan.

Dalam hal ini forkopinda yg diketuai bupati Jombang dan wakilnya kapolres, dandim, kajari, juga melakukan kegiatan untuk selalu merumuskan kebijakan, sedangkan operasionalnya dijalankan oleh satgas seperti Satpol PP, Polisi, TNI. Gugus tugas satgas tersebut tiap malam keliling ke kafe, warung – warung yang ada batasan sampai jam 21.00 wib harus tutup” ungkapnya

Yulius Sigit Kristianto SH, MH Kajari jombang mengatakan bahwa, Kegiatan ini terus dilakukan selama belum ada pencabutan peraturan dari pusat.
“Untuk pelangaran tidak memakai masker sesuai perda hukuman maximal 5 tahun, namun mengingat kondisi perekonomian masyarakat jombang, maka diputusi denda 50ribu, bila belum membuat efek jera maka operasi dan hukuman akan ditingkatkan lagi” pungkasnya.

Baca Juga :  Ditinggal Bekerja, Rumah Perangkat Desa Kuwasen Dibobol Maling

(GAP)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of