Bangkalan,RPN – Lemahnya pengawasan kinerja pelayanan pusat kesehatan masyarakat ( Puskesmas ) Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur, dalam menangani pasien yang hendak berobat perlu dipertanyakan.

Salah satu contoh yang dialami Robin warga Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Pria yang tiba-tiba sakit saat pulang kerja, berobat ke Puskesmas Burneh, Setelah diperiksa pasien tersebut akan disuntik, namun yang akan melakukan penyuntikan tersebut bukanlah Dokter .

” Kalau bukan Dokter yang menyuntik ya takut mas , jadi Saya langsung pulang saja meskipun masih sakit dari pada salah obat ” Ujar Robin.

Tidak adanya Dokter yang Stanbay di Puskesmas Burneh , membuat masyarakat ragu untuk berobat, sebab Dokter yang bertugas di Puskesmas tersebut Karang tidak ada di tempat .

“Dokternya ada 2 ( Dua ) tapi kalau sudah siang Dokternyadarurat, sedangkan Untuk Dokter jaga Bisanya ada di rumahnya, apabila dibutuhkan biasanya On Call”, Kata Handayani selaku Kepala Puskesmas Burneh, Jum’at 11/9/2020

Sedangkan untuk Dokter Jaga rumahnya berada di Daerah Bangkalan Kota, dengan kurang lebih 7 km dari Puskesmas, apabila ada pasien dalam keadaan darurat Dokter jaga harus dihubungi dulu, sungguh sangat disayangkan dimana pelayanan Puskesmas Burneh tidak maksimal dan patut dipertanyakan, Hal ini harus jadi perhatian bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan.

Team

 58 total views,  1 views today

Baca Juga :  Bangkalan Masuk Zona Merah Covid - 19

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of