Mandailing Natal,RPN – Pada hari kamis, tanggal 05/08/2020 team RPN berkunjung ke panyabungan, provinsi sumatera utara.

Tiba di depan kantor desa dan juga di depan rumah kepala desa Hutabalu ada perusahaan tertutup tembok yang sangat banyak mengelola kayu larangan yang dimiliki oleh 3 bersaudara, yang tidak memiliki izin pengelolaan kayu larangan, izin penebangan pohon, izin pengiriman atau pengantar kayu larangan. Team rpn langsung menuju lokasi untuk melihat kayu tersebut.

Di saat team radarpost konfirmasi terkait sudah berapa lama beroperasinya kayu ilegal ini. Sudah bertahun-tahun ungkap staff kantor terserbut. Sungguh hal yang sangat mengecewakan dan merugikan negara. Wilayah tersebut mengarah ke SMA n 3 panyabungan di sebelah kanan. Di duga memberikan setoran terhadap polisi, TNI, dan juga dinas kehutanan di panyabungan.

Perusahaan kayu ilegal tersebut di duga merasa aman karena sudah di lindungi oleh Kapolres, TNI hingga Kadis Kehutanan, hingga bebas mengambil kayu larangan, dan penebangan kayu terlarang dan kendaraan membawa kayu larangan bebas keluar masuk dan melintasi panyabungan. Perusahaan kayu ilegal merasa kebal hukum karena sudah di lindungi di panyabungan.

Sangat di sayangkan lemahnya hukum dan tindak tegas di panyabungan. Team radarpostnasional dan juga masyarakat agar hukum di tegakkan, dan pemilik perusahaan agar di hukum penjara sesuai perbuatannya.

James

 34 total views,  1 views today

Baca Juga :  Di Duga Polisi Melakukan Kekerasan Kepada Masyarakat Di Mall Center Point Medan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of