DEMAK,RPN – Telah terjadi keributan di TPS wilayah demak dalam pelaksanaan pencoblosan Pilbup tahun 2020.

Salah satu saksi menolak menandatangani hasil akhir pemungutan suara dan mulai berbuat anarkis di TPS tersebut. Pihak TNI/Polri yang mendapatkan laporan tersebut dari petugas pam Tps segera merapat ke lokasi kejadian dan mengamankan saksi tersebut ke pos.

Tentu saja kejadian tersebut adalah salah satu adegan dalam simulasi sispamkota yang diselenggarakan oleh Polres Demak, Polda Jateng pada hari itu yang melibatkan Kodim 0716/Demak, Satpol PP Demak serta Linmas.

Bertempat di alun- alun Demak latihan SISPAMKOTA dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu bupati 2020 telah digelar dengan disaksikan oleh forkopimda kabupaten demak diantaranya Dandim 0716 Demak Letkol M Ufiz, Bupati Demak H M Natsir serta Kapolres Demak yang diwakili oleh Wakapolres Demak Kompol Ahmadi, Kamis (27/08/20).

Berbagai adegan tahapan pemilu serta penangannya sesuai standart operasi kepolsian di perlihatkan dalam simulasi sispamkota tersebut. Sebanyak 450 personil polres demak, 1 regu personil Kodim 0716/Demak serta 30 personil Satpol diturunkan dalam kegiatan simulasi untuk mendukung operasi mantab brata candi 2020.

Wakapolres demak menyampaikan ucapan trimakasih kepada seluruh anggota yang terlibat dalam kegiatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa simulasi tersebut merupakan sebuah upaya polres demak dalam antisipasi terburuk apabila nanti terjadi unjuk rasa.

Diakhir sambutannya kapolres berharap pilbup 2020 dapat berjalan dengan aman lancar dan kondusif terutama di kabupaten demak dan seluruh indonesia secara keseluruhan.

(Pendim 0716/Demak/Adi)

 20 total views,  1 views today

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Corona, Danramil 12/Mranggen Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Sekolahan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of