Surabaya,RPN – Sungguh keterlaluan kelakuan kedua ibu rumah tangga ini dimana berani beraninya menggadaikan sertifikat rumah orang lain yang bukan miliknya dengan merayu para korban-korbannya.

Seperti kejadian yang dialami kedua warga surabaya ini, dimana sertifikat rumahnya digadaikan tanpa sepengetahuan, awalnya ibu Elly ini meminjamkan kesalah satu ahli waris karena sudah saling kenal dan bertetangga, “dikasihkan, dipinjam cuma katanya dua hari”, ternyata Bu Eli ini sudah punya rencana jahat sesudah dipinjamkan langsung menggadaikan ke mama Bisma/Ana ini sebanyak Rp. 20 juta, sesudah Bu Eli mendapatkan uang dari mama Bisma Rp.20.000.000 Dua puluh juta rupiah ternyata Bu Eli diduga melarikan diri ke Kalimatan.

Kedua ahli waris ini mendatangi wartawan radar post nasional dan bercerita kewartawan. Kemudian Wartawan konfirmasi ke mama Bisma, dan ibu ini bilang suda digadaikan lagi sama orang lebih besar seakan – akan seperti pemilik sertifikat saja sampai – sampai wartawan kaget mendegarkan seorang tetangga yang tidak mau namanya dicantumkan bercerita bahwa mama Bisma/Ana ini sudah menjadi pekerjaannya seperti ini dan banyak korban korbannya menirukan pembicaraan bapak tersebut.

Kebetulan dekat rumah mama Bisma dan pihak ahli waris merasa dirugikan akan melaporkan kedua ibu ini kepihak kepolisian dan masyarakat mendukung pihak penegak hukum membongkar mafia – mafia yang ada di Surabaya dan media pun akan selalu mengawasi kasus ini sampai ada putusan pengadilan dan masyarakat sangat senang kasus ini terbongkar karena banyak korban – korban lain dan masyarakat yang ada di Pakis Wetan V 78 A cukup resah dengan ulah kedua ibu ini.

Rumah Tersangka

Seusai wawancara dengan warga dan kami juga akan mempublikasikan di media tv naaional supaya masyarakat lebih hati – hati biar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Bersambung.

Baca Juga :  Gereja Betani Bersama Pemuda Panca Marga Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

(Sofyan)

 125 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of