Jombang, RPN – Sosialisasi SE Bupati tentang Protokol Kesehatan dalam penyelenggaraan pesta perkawinan, hajatan dan pertunjukan seni dalam hajatan disertai dengan pemutaran video Sosialisasi dilaksanakan di 3 Kecamatan Rabu, (26/8/2020).

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang, Jupri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Agus Purnomo, Kepala Nakertrans Purwanto, Kabag Organisasi, Kabag Humas dan Protokol di Kecamatan Mojowarno dan Bareng.

Sedangkan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah didampingi Asisten Pemerintahan, Staff Ahli, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Peternakan dan Kepala Dinas Kominfo Sosialisasi di Kecamatan Wonosalam.

Dalam sosialisasi tersebut juga diserahkan santunan pada anak yatim serta penyerahan Thermo Gun untuk Desa di wilayah tiga Kecamatan tersebut. Yakni Mojowarno, Bareng dan Kades se Kecamatan Wonosalam.

Dalam sosialisasi yang dihadiri dan diikuti oleh Forkopimcam, Kepala Desa serta Kepala Puskesmas tersebut, baik Bupati maupun Wakil Bupati Jombang berharap untuk segera ditindaklanjuti untuk diteruskan informasinya ke masyarakat ditingkat Desa, juga kepada utamanya kepada penyelenggaraan pesta perkawinan, hajatan dan pertunjukan seni dalam hajatan.

“Melalui video ini, para Kepala Desa dapat mensosialisasikan kepada warga di desa, selain membaca Surat Edaran yang ada, ” tutur Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab

Bupati juga menjelaskan tentang implementasi Inpres 6 tahun 2020 serta adanya perubahan Perbup 34 tahun 2020. Inpres 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) menginstruksikan kepada para pemimpin diatas untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di seluruh daerah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.

Baca Juga :  Peringati Hari Polwan ke - 72, Kapolresta Sidoarjo Lecut Semangat Untuk Berprestasi

“Untuk Kabupaten Jombang, saat ini tengah merumuskannya tentu disesuaikan dengan kearifan lokal aturan tersebut”, tutur Bupati Jombang.

Bupati juga mengajak semua elemen masyarakat, tetap berikhtiar menghadapi pandemi ini, dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid19 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena semua ini dalam rangka melindungi seluruh masyarakat.

Bupati juga mengajak undangan yang hadir untuk bersama sama mendukung gerakan Jumat Bersedekah. Terlebih lagi dimomentum 10 Muharram.

Sementara itu Wakil Bupati Jombang Sumrambah di Kecamatan Wonosalam yang merupakan zona putih dari penyebaran covid-19, berharap masyarakat Wonosalam dapat mempertahankan statusnya ini, dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid19 serta menjadi contoh bagi Kecamatan lainnya.

Sumrambah Wakil Bupati Jombang sangat yakin bahwa sumber daya alam Wonosalam dan potensinya yang luar biasa dimana dengan hasil alamnya berupa jenis empon empon tanaman obat juga kopi, mungkin yang menyebabkan angka penyebaran covid-19 bisa sangat lambat. “Mungkin ini karena masyarakat wonosalam banyak sekali yang mengkonsumsi minuman yang berasal dari jenis tanaman obat”, tuturnya.

“Disini mayoritas banyak sekali dalam kesehariannya mengkonsumsi jenis minuman wedah jahe, temu lawak dan temu ireng minuman ini yang bisa menjaga imun dari masyarakat wonosalam”, tambah Wakil Bupati Sumrambah.

Dari kegiatan sosialisasi SE Hajatan, Inpres 6 tahun 2020, yang disertai dengan santunan dan penyerahan bantuan thermogun untuk setiap desa di Kabupaten Jombang tersebut diharapkan seluruh desa siap menjadi desa tangguh menghadapi pendemi ini, yang nantinya juga akan diikuti sekolah tangguh, pesantren tangguh. Masyarakat semakin disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid19.

seco

 44 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of