Demak,RPN – Kecamatan Mranggen Demak Kota Santri, ada puluhan bahkan ratusan Pondok Pesantren berdiri di Wilayah Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.

Adanya pandemi wabah covid-19 yang melanda Negara Indonesia menjadikan Kota santri di Mranggen fakum beberapa saat karena adanya aturan dan himbauan dari pemerintah kala itu untuk memutus mata rantai penyebaran corona Pondok pesantren libur.

Saat ini sudah ada aturan baru dari pemerintah di era kebiasaan baru, Pondok pesantren mulai beraktifitas kembali dengan batasan-batasan pencegahan covid-19 di lingkungan Pondok.

Polsek Mranggen Demak yang melihat kondisi tersebut turut peduli dengan membagi-bagikan masker kepada para santri agar mereka tetap beraktifitas seperti biasa namun dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Kanit Reskrim Polsek Mranggen Ipda Nurkholis bersama anggota hari ini datang di Pondok Pesantren Putri Al Ishlah Dukuh Mondosari, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Membagikan masker kepada para santri karena rasa peduli Kepolisian kepada warganya. Rabu (26/8/2020).

“Ada 54 satri putri menimba ilmu agama di Pondok pesantren Al Ishlah asuhan Kyai Abdul Rosyid, kami bagikan masker agar tetap sehat,” ucapnya.

Kapolsek Mranggen Iptu M. Sigit Hadi K. SE yang saat ini menjabat di Kota santri Mranggen menuturkan melihat kondisi saat ini pandemi covid-19 masih ada di wilayah, banyak Pondok pesantren sudah aktif seperti biasa. Untuk itu Polsek Mranggen bagi-bagi masker di Pondok Pesantren.

“Kami peduli mereka, agar bisa belajar agama dengan aman,” ungkapnya.

Selain bagikan masker, di tempat itu pula Polsek Mranggen juga memberikan sembako zakat profesi dari Polres Demak untuk membantu kegiatan belajar menganjar di Kota santri Mranggen Demak.

Adi

 47 total views,  1 views today

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Corona, Danramil 12/Mranggen Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Sekolahan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of