Demak,RPN – Sesuai yang di sampaikan para petinggi yang ada di Forkompincam Mranggen pemberlakukan sanksi bagi pelanggar Peraturan Bupati Demak no 68 Tahun 2020 di wilayah Kecamatan Mranggen serius terjadi.

Sanksi bagi warga yang tidak patuh aturan mulai di terapkan, hormat bendera, hukuman fisik supaya menjadi efek jera bagi masyarakat yang acuh dengan protokol kesehatan.

Hari ini, di desa Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Pemerintah kecamatan Mranggen di dampingi Polsek Mranggen, Koramil dan pemerintah Desa melakukan kegiatan Pendisiplinan masyarakat, bagi yang melanggar mendapat sanksi. Selasa (25/8/2020).

Kapolsek Mranggen Iptu M. Sigit Hadi K. SE saat di konfirmasi di ruang kerjanya menuturkan dari Pihak Kepolisian akan mendukung program pemerintah untuk mendisiplinkan masyarakat agar sadar dengan kesehatan dan wabah covid-19 yang masih ada di wilayah.

“Iya, Polri akan dukung pemberlakukan Perbup 68/2020 di Mranggen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan dukungan Polri dalam rangka pemberlakukan sanksi bagi pelanggar Peraturan Bupati Demak karena di wilayah Mranggen pemderita Covid-19 masih bertambah, dengan peraturan itu pemerintah berupaya mencegah penyebaran covid-19, yang tujuannya agar masyarakat lebih disiplin dan taat aturan jika tidak ingin terkena sanksi.

Menurut isi Peraturan Bupati Demak, bagi yang melanggar aturan akan mendapatkan sanksi sosial, hukuman fisik dan bahkan jika masih membandel akan di berlakukan sanksi denda Rp. 250.000,-.

“Jadi, bila tidak ingin kena sanksi ya harus tertib kemana-mana pakai masker”. Pungkasnya.

Adi

 33 total views,  1 views today

Baca Juga :  Bupati Jombang Meresmikan Industri Tangguh Chiel Jedang Indonesia

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of