Jombang,RPN – Kondisi kesehatan masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 sangat penting untuk dijaga.

Pasalnya, virus atau bakteri dapat menyerang seseorang yang memiliki sistem imun yang rendah, terutama bagi anak-anak atau balita yang masih harus mendapatkan asupan vitamin.

Salah satu program yang sejak dulu sudah diadakan yaitu Pos Pelayanan Terapu (Posyandu).

Program posyandu ini merupakan kegiatan pelayanan sosial dasar keluarga dalam aspek pemantauan tumbuh kembang anak dan pelayanan kesehatan.

Namun, selama pandemi virus corona ini pelayanan posyandu di beberapa daerah terpaksa harus diberhentikan sementara mengingat wilayah tersebut sudah mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus corona

Hingga munculah angin segar yaitu Surat Edaran Dinas Kesehatan Jombang Nomor: 440/4805/415.17/2020 terkait Pelayanan Posyandu di Masa Pandemi Covid 19.

Kegiatan posyandu kini berubah istilah menjadi Pos Timbang, hal ini dilakukan untuk meminimalkan jam temu pada saat pelayanan tentunya juga dengan menerapkan protokol kesehatan.

BLUD Puskesmas Jatiwates mulai melaksanakan kegiatan Pos timbang setelah adanya surat edaran tersebut hingga sampai saat ini datang bulan timbang.

Bulan Timbang Agustus merupakan salah satu program dari Pemerintah dalam rangka memenuhi informasi tentang data status gizi balita secara komprehensif dan mencegah terjadinya kekurangan Vitamin A pada balita.

Guna untuk mengoptimalkan kegiatan bulan timbang ini, Kelapa BLUD Puskesmas Jatiwates berserta Tenaga Promkes turut andil dalam pelaksanaan kegiatan ini. Seperti Halnya Kegiatan yang mulai diawali Di Posyandu Desa Kepuhdoko, Wilayah Kerja BLUD PKM Jatiwates Pada hari Senin, 3 Agustus 2020 Kemarin.

Menurut Drg. Ami Setyaningrum Selaku Kepala Puskesmas BLUD Jatiwates Menerangkan “Kegiatan ini Tentunya juga untuk melihat bagaimana penerapan protokol kesehatan masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini, apakah sudah melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan pakai sabun. Bahkan saat datang peserta akan dilakukan pengukuran suhu tubuhnya, menjaga jarak, dilakukan penimbangan dan pemberian vit A dan sebagainya”.

Baca Juga :  Gubernur Jatim Serahkan Dana PEN Untuk Masyarakat Jombang

“Kegiatan yang kami lakukan termasuk pemantauan yang berlokasi di salah satu wilayah kerja kami yaitu di Desa Kepuh Doko. Kegiatan dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2020 dengan jumlah balita yang hadir posyandu sekitar 30 balita”, Tambahnya.

“Saya selaku kepala puskesmas BLUD Jatiwates sangat apresiatif terhadap surat edaran yang dikeluarkan Dinas kesehatanterkait pelaksanaan UKBM salah satunya posyandu yang saat ini beralih nama menjadi pos timbang, karena bagaimanapun bayi dan balita perlu dipantau tumbuh kembanya walaupun dimasa pandemi covid 19. Termasuk disini kegiatan pos timbang juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Diharapkan untuk kegiatan UKBM yang lainnya juga segera dapat dilaksanakan”. Tutup Drg. Ami Setyaningrum.

Seco

 101 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of