Samosir, RPN – Bupati Samosir Drs.Rapidin Simbolon, MM membuka secara resmi Konsultasi Publik Penataan Water Front City Pangururan dan Kawasan Wisata Tele Kabupaten Samosir KSPN Super Prioritas Danau Toba bertempat di Aula Hotel Dainang Kecamatan Pangururan, Selasa (11/8/2020).

Konsultasi publik yang diselenggarakan oleh Bappeda Samosir, Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya dan Pihak Konsultan bertujuan untuk memberi kesempatan untuk para pemangku kepentingan dalam menyampaikan aspirasi dalam memperoleh dukungan serta masukan terhadap perencanaan kegiatan yang meliputi instrumen pengelolaan lingkungan dan sosial.

Konsultasi publik ini dihadiri oleh Tim dari Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya, Tim Konsultan, Asisten, Bappeda Samosir, Pimpinan OPD Kabupaten Samosir, Camat, Akademisi, Tokoh Masyarakat, Pemilik lahan, LSM dan Insan Pers.

KSPN Danau Toba adalah salah satu dari 5 Kawasan Super Prioritas Pariwisata Nasional yang didorong pembangunannya. Rencananya, pembangunan Watet Front City Pangururan berada di sepanjang 1.5 Km tepi Danau Toba yang memiliki luas kawasan 6.4 Hektar, dan Kawasan Wisata Panorama Tele dengan ketinggian 1077 meter di atas permukaan laut adalah dua lokasi di Kabupaten Samosir dan merupakan bagian dari KSPN Danau Toba yang memiliki potensi sebagai Cultural, Natural Adventure dan Geon Tourism tingkat internasional.

Dengan potensi kawasan Tele adalah 360⁰ panorama gunung, lembah, bukit, air terjun hingga Pulau Samosir yang tampak dari kejauhan merupakan aset yang harus dijaga oleh seluruh pemangku kepentingan.

Bupati Samosir Drs.Rapidin Simbolon, MM dalam sambutannya menegaskan, bahwa melalui kegiatan ini, agar para pihak memberikan masukan-masukan kepada Tim Pemantauan dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Secara keseluruhan, konsultasi publik ini diperoleh masukan-masukan untuk keberhasilan penataan Water Front City Pangururan dan Kawasan Wisata Tele dengan pendekatan sosial, artistik, pelepasan tanah dan sinkronisasi program Pemerintah Pusat di Samosir.
“Hal ini semua telah diinventarisir oleh pihak Kementerian PUPR untuk dikaji dan ditindaklanjuti secara terus menerus”, ungkap Rapidin Simbolon.

Baca Juga :  Marhuale Simbolon : Pertanian Samosir Menjadi Prioritas Pembangunan Samosir

(Jackson Pandiangan)

 24 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of