SURABAYA,RPN – Se mestinya intitusi penyidik polisi harus melayani yang baik serta profesional siapapun itu baik pelapor maupun terlapor, akan tetapi berbeda dengan yang dialami kuasa terlapor ini sangat tidak adil dan pantas diterima.

Singkat cerita waktu kuasa terlapor diundang penyidik dan kuasa terlapor bercerita ke media radar post nasional sejak ada kasus ini pihak dari penyidik Polrestabes ini diduga sangat tidak netral dan selalu bernada keras pada terlapor baik itu kuasa hukumnya.

Media radar post nasional membuktikan omongan kuasanya dari terlapor dan menemui penyidik dan wartawan pun mendengar penyidik berbicara dan memberi penjelasan pada kuasa terlapor dengan nada keras kamipun mendengar cukup kaget dimana sebagai pelayan masyarakat harus betul – betul melayani dan sopan santun didepan masyarakat tetapi penyidik yang satu ini tidak seharusnya seperti itu, perilakuseperti ini malah menggiring sebuah opini atas adanya ketidak netralan didalam peyidikan sebuah kasus hukum.

contoh waktu pelapor menerangkan di salah satu media TV Lokal Surabaya dan terlapor bercerita penyidik malah sebuah ucapan balik dilontarkan terus pada kuasa terlapor, “Apa urusan TV dan apa bisa memutuskan ini pertanyaan” Ucapnya. mendengar hal semacam itu kuasa terlapor tersenyum saja.

Kuasa terlapor menjelaskan bahwa yang mengundang TV Loka adalah pelapor, Mendengar ucapan tersebut penyidik pun terdiam, sangat tidak singkron, padahal dari awal sikapnya sudah marah marah.

Terlapor menduga ada ketidak netralan pelayanan penyidikan, padahal kasus ini sudah jelas jelas gamlang sesuai bukti bukti terlapor tetapi pada akhirnya kasus ini berjalan hampir satu tahun tanpa ada kepastian hukum, pengakuan dari kuasa hukum terlapor padahal Kanit dari penyidik itu ada diruangan tetapi Kanit diam aja seakan akan membiarkan.

Pihak kuasa hukum menduga ada sesuatu yang tidak beres, ketika awak media diajak konfirmasi ke KASAD Tetang dilokasi tanah ini pun ada tulisan sedang dalam penanganan penyidik satreskrim Polrestabes Surabaya.

Baca Juga :  Tangkal Faham Radikal, Kodim Tipe A 0831/ST Gelar Sosialisasi Antisipasi Balatkom dan Faham Radikal

bisa diartikan bahwa tidak ada yang boleh masuk Tapa seijin penyidik Reskrim Polrestabes Surabaya, namun fakta dilapagan tetap dimasuki warga, dimana keadilan itu ? “sebagai kuasa hukum kamipun selalu mengawasi kasus ini supaya berjalan dengan baik dan netral”. Pungkasnya.

Sofyan

 64 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of