Waykanan-Lampung, RPN – Bupati Waykanan Hi. Raden Adi Pati Surya menghadiri Rapat Paripurna DPRD tentang penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD (LPPA) tahun 2019, di Gedung Dewan setempat, Senin (13/07/2020).

Rapat Paripurna tersebut di Pimpin langsung Ketua DPRD Waykanan di dampingi para Wakil Ketua dan Anggota, Sekretaris Dewan setempat. Napak hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Waykanan bersama para Asisten dan Stap Para ahli Bupati, Para Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala bagian di Lingkup Pemkab, serta Jajaran Foekopinda setempat.

Kemudian Camat Sekabupaten Waykanan, Ibu Ketua Tiem Pergerak PKK, Ibu Ketua Darma Wanita, dan Ibu Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Waykanan.

Dalam sambutan, Bupati Waykanan berharap pertemuan ini dapat melahirkan langkah-langkah yang lebih baik, untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyaraka.

“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Waykanan yang telah bersama-sama bekerja untuk kemajuan kabupaten dan kesejahteraan masyarakat,” Ujarnya.

Lanjut Bupati Raperda pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD tersebut di susun dan di sampaikan kepada DPRD sebagai perwujudan pelaksanaan amanat pasal 320 ayat (1) Undang-undang Nomer 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, Sebagaimana telah di ubah sebanyak 2x terahir dengan Undang-undang Nomer 9 Tahun 2015, dan Pasal 194 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomer 12 Tahun 2009 tentang Pengelola Keuangan Daerah, serta Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomer 13 Tahun 2006, khususnya Pasal 298 Ayat (1).

Raperda pertanggung jawaban atas pelaksanaan APBD ini memuat informasi Keuangan Tahun Anggaran 2019 yang telah di Audit oleh BPK-RI beberapa waktu yang lalu dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan kesepuluh kalinya kita memperoleh opini tertinggi dari BPK-RI secara bertutu-turut atas penilaian terhadap Laporan Penanggung Jawaban Keuangan.

Baca Juga :  Prajurit Wijayakusuma Serentak Laksanakan Serbuan Vaksinasi Covid-19

“Penghargaan dari BPK-RI ini tentunya berkat kerja sama semua pihak, baik eksekutif dan legeslatif “, Kata orang nomer satu di Kabupaten Waykanan tersebut.
Di dalam Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 ini, terang Bupati memuat laporan Realisasi Anggaran , Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Pada tahun Anggaran 2019 Pemerintah Kabupaten Waykanan menerima total Pendapatan Daerah sebesar Rp 1,39 triliun dan melakukan Belanja dan Tranfer sebesar Rp1,40 triliun, Pembiyayaan Netto Sebesar minus Rp 5,43 Milyar, Sedangkan SILPA akhir tahun 2019 adalah Minus Rp 7,65 Milyar rupiah.
” Kemudian Neraca Per 31 Desember 2019 Pemerintah Kabupaten Waykanan memiliki total aset sebesar 2,52 triliun rupiah, kewajiban sebesar 153 milyar rupiah, dan Ekuitas sebesar 2,37 triliun rupiah. Lebih rincinya saya persilahkan di baca pada Raperda yang kami sampaikan ini”,puskasnya.

Osien candra

 19 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of