Samosir, RPN– Kaldera Toba yang pusatnya terletak di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, resmi ditetapkan organisasi PBB yaitu UNESCO sebagai UNESCO Global Geopark (Taman Bumi Global UNESCO), dalam sidang ke-209, di Paris, Selasa 7 Juli 2020.

Kaldera Toba ditetapkan bersama dengan 15 UNESCO Global Geopark baru yang lainnya. “Melalui penetapan ini, Indonesia dapat mengembangkan Geopark Kaldera Toba melalui jaringan Global Geoparks Network dan Asia Pacific Geoparks Network khususnya dalam kaitan pemberdayaan masyarakat lokal”, jelas Dubes RI Arrmanatha Nasir dalam situs resmi KBRI Paris, Rabu (8/7/2020).

Pada kesempatan berbeda, Bupati Samosir Rapidin Simbolon menjelaskan kepada awak media : “Kabupaten Samosir menjadi salah satu daerah di kawasan Danau Toba yang paling banyak memiliki Geosite di wilayah Kaldera Toba. Tahun 2014, Kaldera Toba sudah pernah mendapat dari UNESCO, namun gagal.

“Kemudian, setelah kami berbenah dan memperbaiki berdasarkan rekomendasi dari UNESCO, akhirnya di tahun 2018, diadakan lagi penilaian dan ternyata berhasil, seperti yang diumumkan di Paris, Perancis” ujar Rapidin Simbolon.

Pemerintah Indonesia telah berhasil meyakinkan UNESCO bahwa Kaldera Toba memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal, dalam hal budaya dan keanekaragaman hayati. Dalam hal ini lah negara anggota UNESCO mendukung Kaldera Toba dilestarikan dan dilindungi sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

(Jackson Pandiangan)

Kaldera Toba terbentuk dari ledakan Super Volcano 74.000 tahun yang lalu. Dasar kaldera itu dipenuhi air dan menjadi Danau Toba terbesar di Indonesia.

 26 total views,  1 views today

Baca Juga :  Peduli Kota Santri, Polsek Mranggen Bagi-bagi Masker di Pesantren

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of