Samosir, RPN – Terkait berita simpang siur yang membuat gerah Pemerintahan Kabupaten Samosir beberapa hari yang lalu, Kadis Kominfo Pemkab Samosir Rohani Bakara sebagai Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Samosir, mengklarifikasi isu berita tersebut di Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, Kecamatan Pangururan, Kamis 2 Juli 2020.

Adapun klarifikasi berita tersebut, yaitu :

  1. Otoritas pelaporan GTPP Covid-19 Provinsi Sumatera Utara berdasarkan alamat KTP yang bersangkutan.
  2. Pasien yang dinyatakan Covid-19 tersebut memiliki KTP Kabupaten Samosir, tetapi mereka berdomisili dan bekerja di Medan.
  3. Lokasi dari kedua (2) orang tersebut, tidak terpapar di Kabupaten Samosir.
  4. Pasien-pasien yang dinyatakan Covid-19 tersebut, sedang menjalani perawatan Isolasi Mandiri di Medan.
  5. Otoritas rekaman penelusuran kontak dari kedua orang dimaksud berada pada GTPP Covid-19 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
  6. Dinas Kesehatan dengan Dinas Kominfo Kabupaten Samosir, akan tetap kordinasi dengan GTPP Covid-19 Provinsi Sumatera Utara terkait perkembangan rekam medis terkini kedua orang tersebut.
  7. Diminta kepada masyarakat Samosir agar tetap tenang, sambil menunggu hasil kordinasi GTPP Covid-19 Provinsi dengan GTPP Covid-19 Pemkab Samosir.

Akhir kata, Rohani Bakara menekankan agar masyarakat Samosir tetap tenang dan waspada serta menjalankan protokol kesehatan setiap harinya ketika di luar rumah.

(Jackson Pandiangan)

 9 total views,  1 views today

Baca Juga :  Pertengahan Tahun 2020, PAD RSUD Dr. Moh. Anwar Sumenep Menurun Drastis Baru Tercapai 40 Persen

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of