Supardi, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, DPMD Kabupaten Sumenep (Foto Hady Radar Post Nasional)

SUMENEP, RPN – Warga terdampak Covid-19 patut gembira dengan adanya aturan baru dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI.aturan tersebut mengatur perpanjangan Bansos, dari tiga bulan menjadi enam bulan.

Hanya saja, kabar gembira ini bagi penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa (DD). Sementara bantuan dari sumber lainnya, belum ada aturan lebih lanjut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyrakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Pardi membenarkan bahwa BLT-DD akan diperpanjang menjadi enam bulan atau penerima manfaat menerima enam tahap.

“Iya benar, Perpanjangan itu mengacu kepada PMK nomor 20 tahun 2020 serta diatur dalam Permendes Nomor 7 tahun 2020 tentang perubahan kedua Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020,” terangnya pada media ini Kamis (02/07/2020)

Menurut Pardi, perpanjangan itu akan dimulai setelah pencairan BLT-DD tahap tiga selesai dilaksanakan.

“Untuk pencairannya akan dilakukan setelah pencairan tahap ketiga selesai,” jelasnya.

Lebih lanjut Pardi mejelaskan, nominal BLT DD untuk tahap berikutnya cukup berbeda dengan yang sebelumnya, kalau semula Rp. 600.000 untuk selanjutnya hanya Rp.300.000 per KPM.

Dari total besaran uang penerima manfaat awalnya Rp. 1,8 juta per KK, kini menjadi Rp 2,7 juta per KK

Salin itu, Pardi juga mengatakan bahwa penerima manfaat bisa dilakukan perubahan. Namun harus tetap melalui Musyawarah Desa (Musdes).

“Untuk KPM nya bisa dirubah, ditambah atau dikurangi tergantung dengan hasil Musdes yang dilakukan oleh desa masing-masing,” pungkasnya.

(Dy/Zain)

 11 total views,  1 views today

Baca Juga :  Anggota Dewan Tidak ditempat, Ruang Paripurna DPRD Sumenep Disweeping API

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of